Basarnas Yogyakarta Siagakan 91 Personel Selama Nataru, Fokus Amankan Pantai hingga Bandara YIA

by
23 Desember 2025
Penyematan APD kepada personel SAR yang bertugas selama Nataru. (Foto : dok.basarnas.yk / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta melaksanakan giat Siaga SAR Khusus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 91 personel dikerahkan dalam giat ini, tersebar di berbagai titik rawan yakni objek wisata dan pusat transportasi.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis menegaskan, siaga SAR Nataru bersifat rutin setiap tahun, namun harus mampu menjawab potensi kedaruratan yang meningkat selama libur panjang. Fokus utamanya yakni di ruas jalan utama dan kawasan wisata.

“Seluruh jajaran SAR diminta memperbarui informasi cuaca, mewaspadai wilayah rawan bencana, serta memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan melalui koordinasi lintas sektor,” ujar Rio, Selasa (23/12/2025).

Kabasarnas juga menekankan pentingnya sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. Personel diminta menjaga profesionalisme di lapangan, patuh terhadap prosedur operasi, serta mengutamakan keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

Rio menjabarkan, sebanyak 91 personel SAR yang dikerahkan tersebar di Kantor SAR Yogyakarta, Pos SAR Gunungkidul, Pos SAR Kulon Progo, Unit Siaga SAR Sleman, serta Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta. Di Gunungkidul, patroli difokuskan ke sejumlah pantai favorit seperti Baron, Indrayanti, Siung, Wediombo, hingga Ndrini yang diprediksi mengalami lonjakan wisatawan. Sementara di Kulon Progo, pengamanan diarahkan ke jalur Wates–Purworejo, Bandara YIA, kawasan pantai, hingga Waduk Sermo.

Unit Siaga SAR Sleman ditugaskan untuk melakukan patroli di Kaliurang, perbatasan DIY–Jawa Tengah, Candi Prambanan, serta exit Tol Prambanan. Adapun Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta menyasar Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, Keraton Yogyakarta, Bandara Adisutjipto, dan kawasan Malioboro.

“Seluruh unit didukung kendaraan rescue, peralatan penanganan kecelakaan lalu lintas, water rescue, tas medis, dan alat evakuasi lainnya,” ucap Rio.

Khusus di Pantai Parangtritis, Basarnas Yogyakarta mendirikan Posko Gabungan Siaga SAR pada 24–31 Desember 2025, bersinergi dengan Ditpolair Polda DIY, SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis, serta potensi SAR lainnya.

Posko ini didirikan sebagai upaya antisipasi kecelakaan laut, sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kepada wisatawan agar tidak bermain terlalu ke tengah, mengingat tingginya gelombang dan banyaknya palung berbahaya di kawasan tersebut.

“Keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama kami selama Nataru,” tegas Rio.

Giat yang dimulai pada 18 Desember 2025 itu akan ditutup pada 5 Januari 2026. Dengan kesiapsiagaan personel dan peralatan ini, Basarnas Yogyakarta berharap seluruh rangkaian libur Natal dan Tahun Baru 2026 di DIY dapat berlangsung aman, lancar, dan minim insiden. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)