Kapolda Kalsel Kembali Uji Coba Injeksi Air dan Foam di Kebakaran Jalan Baru Bandara Syamsudin Noor

29 Agustus 2026
Kapolda Kalsel, Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H tampak turun langsung memasang pipa injeksi air untuk uji coba pemadaman di jalan baru bandara. (foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) oleh tim gabungan Polda Kalsel, TNI serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan  kembali melakukan uji coba Injeksi air yang dicampur dengan berbagi bahan agar api di lahan gambutbisa segera dipadamkan.

Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H bersama Gubernur Kalsel, H Muhidin sebelum mekaukan uji coba di kawasan jalan baru bandara Syamsudin Noor pada Jumat (28/08/2026) melakukan peninjaun ke bebera lokasi.

Selepas salat magrib uji coba dilakukan dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H  bersama jajaran Pejabat Utama (PJU)  Polda dengan metode “injeksi air” sedalam dua meter menggunakan cairan foam dan tepung bantuan dari Mabes Polri.

“Bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel pada Kamis (27/08/2026) sore kami sudah mrelakukan uji coba di kawasan Guntung Damar, hasilnya cukup baik. Hari ini (Jumat-red) kami lakukan uji coba lagi di lahan gambut kawasan jalan baru bandara,” terang Kapolda.

Kapolda menjelaskan, lahan di jalan bartu bandara merupakan lahan gambut yang rawan, meskipun sudah dilakukan penyiraman namun api masih ada di dalam, lantas kalau tanah kering hidup kembali. 

“Ini lahannya gambut sama seperti di Guntung Damar, setelah dilakukan pemadaman oleh para petugas besoknya ketika kena angin keluar api lagi,” tegasnya.

Kapolda juga mengatakan bahwa alat injeksi air sudah diperbanyak dan akan segera diaplikasikan dalam pemadaman kebakaran lahan gambut.

“Selain uji coba, kami juga sudah memperbanyak alat injeksi. Kemudian pemasangan bioflok juga terus kami lakukan di titik-titk yang masih terjadi kebakaran atau potensi kebakaran masih ada,” tegasnya lagi.

Kapolda juga menyampaikan segalakemungkinan dan inovasi akan dilakukan untuk menuntaskan kebakaran di Banjarbaru dan daerah lain di Kalimantan Selatan.

“Tim kami dari Labfor juga melakukan uapaya-upaya penelitian formula untuk menemukan bahan penunjang pemadaman api dilahan gambut. Intinya segala usaha kita coba dan kita usahakan bersama. Kami mengimbau kepada para petugas tetap menjaga kesehatan dan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran-pembakaran karena kondisi cuaca sangat rawan,” pungkasnya.(nw)

Ia menyebut, malam ini pengerjaan alat akan diperbanyak dan besok langsung diaplikasikan kembali di lokasi.

“Mudah-mudahan bisa menolong mengurangi kebakaran yang ada di kawasan ini,” tegasnya. 

Selain itu, Polda Kalsel juga menerima bantuan tepung pemadam dari Mabes Polri atas arahan Kapolri. Tepung tersebut sudah dicoba dicampur dengan air dan disemprotkan di Jalan Haji Sarkawi dengan hasil yang cukup baik.  

“Sekaligus tadi dari bantuan dari Mabes Polri dari Bapak Kapolri berupa tepung yang kita campur juga dengan air kita sudah coba tadi di Jalan Haji Sarkawi itu cukup bagus hasilnya. Nanti metode itu juga akan kita gabungkan dengan bantuan dari bapak Kapolri tadi di kawasan Guntung Damar,”tambahnya.

Kapolda berharap kombinasi metode injeksi, foam, dan bantuan dari pusat dapat mempercepat penanganan karhutla di lahan gambut yang sulit dipadamkan dengan cara konvensional.

“Semoga saja semua upaya yang sudah kami lakukan bersama bisa segera mempercepat api yang masih menyala di lahan gambut,” pungkasnya. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog