NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menegaskan bahwa serah terima jabatan (sertijab) bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut harus menjadi titik awal perubahan nyata di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri sertijab empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Perpustakaan baru, Jumat (20/2/2026).
Adapun empat OPD yang melaksanakan sertijab yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar).
Dalam arahannya, Jayadikarta meminta pejabat yang baru dilantik tidak memaknai sertijab sebatas pergantian administrasi.

“Serah terima jabatan ini bukan hanya seremonial. Ini memang tugas yang harus dilaksanakan ke depan, bersama-sama membangun Pulang Pisau agar lebih JAYA,” tegasnya.
Ia juga secara terbuka menyoroti wajah ibu kota kabupaten yang dinilai masih perlu pembenahan serius. Menurutnya, perubahan harus tampak nyata dan dirasakan masyarakat, bukan hanya tertulis dalam dokumen visi-misi.
“Pulang Pisau itu kelihatan kurang greget. Kita ingin sesuai visi dan misi kami, menuju Pulang Pisau Jaya,” ujar Jayadikarta.
Untuk mendorong percepatan kinerja, pemerintah daerah memberikan keleluasaan kepada kepala OPD membentuk tim kerja yang solid, termasuk dalam penataan jabatan struktural di bawahnya agar roda organisasi berjalan efektif.
“Silakan kepala OPD memilih mitra kerjanya. Kemarin untuk pelantikan kedua sudah dilaksanakan, termasuk pengisian kabid dan kasubbag,” kata Jayadikarta.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah jabatan strategis yang kosong. Sedikitnya enam posisi akan segera diproses melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding).
“Ada enam lagi yang kosong. Ini akan dilakukan seleksi. Paling lambat kemungkinan Juni. Tapi harapan Bupati, mudah-mudahan April sudah selesai semua,” tandasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Pemkab Pulang Pisau tengah berbenah dan merapikan struktur birokrasi. Tantangan berikutnya bukan hanya mengisi kursi jabatan, tetapi memastikan setiap pejabat mampu menghadirkan kerja nyata dan perubahan konkret bagi masyarakat Pulang Pisau. (nw)
