NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Sebanyak 255 ekor hewan ternak disiapkan untuk mendukung pelaksanaan momen 5 Rajab di Kabupaten Banjar. Hewan-hewan tersebut mayoritas berasal dari sumbangan masyarakat yang dikelola melalui dapur-dapur pelaksana.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, drh. Lulu Vila Vardi mengatakan, jumlah tersebut masih bersifat sementara berdasarkan data yang dihimpun panitia.
“Data sementara yang tercatat sebanyak 255 ekor. Hewan ini akan didistribusikan ke dapur-dapur, sebagian dipotong di dapur masing-masing dan sebagian lagi dipotong oleh tim relawan pemotongan halal,” katanya.
Pemotongan terpusat akan dilakukan oleh tim relawan yang berlokasi di sekitar Jalan Pendidikan. Tim tersebut berjumlah sekitar 130 orang, dengan 25 orang berasal dari luar Kalimantan Selatan, sedangkan sisanya dari Martapura, Banjarmasin, dan wilayah sekitarnya.
“Tim pemotongan ini merupakan relawan, sama seperti pelaksanaan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Dari total hewan ternak yang disiapkan, sebagian besar merupakan sapi, sementara jumlah kambing atau kerbau masih menyesuaikan dengan perkembangan sumbangan dari para donatur. Panitia memperkirakan sekitar 100 ekor hewan akan dipotong oleh tim relawan.
“Jumlah tersebut masih bisa berubah, tergantung kesiapan dapur-dapur. Ada dapur yang tidak memungkinkan melakukan pemotongan sehingga menyerahkan sepenuhnya kepada tim relawan,” sebutnya.
Untuk menjamin kesehatan dan kelayakan daging kurban, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar menurunkan dua tim pengawasan, masing-masing untuk pemeriksaan antemortem dan postmortem.
“Hewan ternak yang akan dipoting mulai berdatangan satu hingga dua hari ke depan di lokasi pengumpulan Posko Nusa Indah Sekumpul dan langsung diawasi oleh petugas di lapangan,” tuturnya.
drh Lulu mengimbau kepada masyarakat di dapur umum yang ingin melakukan pemotongan mandiri, bisa segera melaporkan atau konfirmasi kepada Dinas Pertanian Banjar.
“Jika masyarakat ingin pemotongan mandiri, tolong konfirmasi ke kami untuk dilakukan pengecekan kesehatan agar daging yang akan didistribuskan aman untuk kesehatan,” imbaunya.(nw)
