Dewan Juri Wasaka Award 2024 Terpesona dengan Inovasi Pemko Banjarbaru

by
29 Mei 2024
Salah satu Dewan Juri Satu Wasaka Award, Puspa, meminum secara langsung dari Watter Fountain yang ada di kawasan lapangan Dr Murdjani Banjarbaru (Foto.Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Rombongan Dewan Juri “Satu Wasaka Award” Provinsi Kalimantan Selatan mengunjungi beberapa lokasi penilaian pada Selasa (28/5/2024). Mereka menilai inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

Empat lokasi yang dikunjungi adalah Water Fountain di kawasan Lapangan Dr. Murdjani, Pusat Daur Ulang (PDU) Guntung Paikat, TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Jalan Trikora, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Gunung Kupang, dan Booster PTAM Syamsudin Noor di Jalan Lingkar Utara, samping SMPN 15 Banjarbaru.

Seharusnya ada enam lokasi yang dikunjungi, namun karena keterbatasan waktu, empat lokasi tersebut dianggap cukup mewakili penilaian “Satu Wasaka Award”.

Salah satu dewan juri, Aulia Faulina dari Bappeda Kalimantan Selatan, menyatakan bahwa semua lokasi yang dikunjungi menunjukkan kompetensi yang tinggi dalam meningkatkan nilai penilaian.

~ Advertisements ~

“Saya rasa Kota Banjarbaru untuk pelayanan dasar cukup bagus, seperti halnya pengelolaan sampah terutama sampah plastik seperti botol kemasan. Jika diolah lagi menjadi partikel atau digiling, nilai ekonomisnya akan semakin naik,” ujarnya.

Aulia juga mengapresiasi komitmen Kota Banjarbaru dalam penanganan kesehatan masyarakat.

~ Advertisements ~

“Beberapa program yang dilaksanakan kami lihat memberikan efek yang baik terhadap kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Aulia juga menyoroti pengelolaan IPLT di kawasan Gunung Kupang yang sudah cukup baik.

“Akan lebih baik lagi jika IPLT ini dikelola menjadi UPTD, artinya bisa memberikan pendapatan lebih banyak daripada saat ini.

IPLT ini mempunyai prospek yang bagus saya lihat, apalagi perkembangan pemukiman di Banjarbaru berkembang pesat,” tambahnya.

Namun, Aulia mencatat bahwa data pelanggan IPLT belum tertata secara rapi. “Data pelanggan harus dirapikan agar jelas seberapa banyak pelanggan yang ada,” ucapnya.

Tim Dewan Juri “Satu Wasaka Award” melakukan foto bersama dengan tim Pemko Banjarbaru di IPLT Gunung Kupang (Foto.suroto/newsway.id)

Lebih lanjut, Aulia mengapresiasi keberadaan Water Fountain di Lapangan Murdjani, menyebutnya sebagai terobosan yang sangat bagus.

“Keberadaan Water Fountain itu salah satu nilai plus, apalagi masyarakat bisa langsung menikmati air bersih dan bisa dikonsumsi langsung bagi mereka yang beraktivitas di Lapangan Murdjani,” tegasnya.

Terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Nina Aprodita, mengkonfirmasi bahwa ada beberapa titik pantau yang didatangi oleh juri “Satu Wasaka Award” 2024.

“Sayangnya, dua titik pantau yaitu percontohan drainase dan Bio Gas di Pondok Pesantren Darul Ilmi tidak sempat didatangi. Tapi kami yakin semua titik pantau akan memberikan nilai bagus dalam penilaian ini,” jelasnya.

Nina juga menyatakan bahwa pihaknya disarankan agar IPLT berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk meningkatkan pendapatan.

“Saat ini kami sedang dalam proses untuk menjadikan IPLT sebagai UPTD. Mengenai data pelanggan, database kami sudah ada,” jelasnya.

Setelah dewan juri mengunjungi titik pantau penilaian “Satu Wasaka Award” dan memberikan respon positif, Nina berharap Kota Banjarbaru mendapatkan hasil terbaik.

“Semoga saja Kota Banjarbaru mendapatkan hasil terbaik dan meraih penghargaan ‘Satu Wasaka Award’ tahun 2024,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)