Sah Rekomendasi DPP PKB Diberikan Kepada Aditya Mufti Ariffin

by
29 Mei 2024
Bakal Calon Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin saat menyerahkan dokumen pendaftran diterima oleh Ketua DPC PKB Kota Banjarbaru Ririk Sumari, berujung dengan dikeluarkannya rekomendasi dari DPP PKB. (Foto : Suroto/Banjarbaru)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Sepertinya jalan lapang bagi sang petahana HM Aditya Mufti Ariffin semakin terang untuk menapaki kontestasi Pilkada Kota Banjarbaru 2024.

Pasalnya namanya tercantum dalam daftar nama Calon Kepala Daerah yang diumumkan oleh DPP Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB. 

Artinya dengan tiga kursi yang dimiliki oleh PPP di DORD Kota Banjarbaru dan tiga kursi yang dimiliki oleh PKB sudah bisa untuk mengusung Aditya maju dalam Pilkada 2024.

Partai besutan Muhaimain Iskandar tersebut mengumumkan 65 calon kepala daerah tingkat kabupaten dan kota, yang telah mendapatkan rekomendasi.

~ Advertisements ~

Tentunya nama-nama yang diumumkan itu bakal diusung pada Pilkada November 2024 mendatang, salah satunya adalah sang petahana yang merupakan politikus PPP HM Aditya Mufti Ariffin. 

Menurut keterangan Ketua DPP PKB, Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa PKB telah menerima pendaftaran 2.978 bakal calon kepala daerah,  baik untuk Pilkada tingkat Gubernur maupun Bupati dan Wali Kota seluruh Indonesia.

~ Advertisements ~

Dari total 2.978 yang mendaftar itu sebanyak 288 di antaranya orang sudah mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di DPP PKB.

“Kami ingin mendengar bagaimana isu perubahan dalam pembangunan daerah muncul di setiap visi dan misi para bakal calon kepala daerah,” terang Ketua DPP PKB Halim Iskandas di kantor DPP PKB. 

Halim juga menjelaskan bahwa 65 calon kepala daerah yang sudah mendapatkan rekomendasi dari PKB itu, 16 di antaranya adalah berasal dari kader internal PKB.

“Sebenarnya baik kader PKB maupun non kader kami perlakukan sama. Paling penting adalah tingkat keterpilihan dan visi pembangunan yang dimiliki oleh bakal calon,” ucapnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin menyikapi dengan rasa syukur atas rekomendasi yang diberikan kepada dirinya.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas kepercayaan dari Partai Kebangkitan Bangsa. InsyaaAllah, kepercayaan ini menjadi langkah awal yang baik untuk kita sama-sama melanjutkan pembangunan di Kota Banjarbaru. Untuk Banjarbaru Semakin Juara,” ujar Aditya ketika dikonfirmasi.

Nama Aditya Mufti Ariffin berada di urutan nomor 43 yang diumunkan oleh DPP PKB beserta nama-nama lain yang mendapatkan rekomendasi.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)