Demokrat Merapat, Pasangan Muhidin-Hasnuryadi memerlukan 2 Kursi Lagi Untuk Pilgub Kalsel 2024

by
20 Juli 2024
Pasangan Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin - Hasnuryadi Sulaiman saat menerima rekomendasi dari DPP Partai Demokrat (Foto.DPW.Pan.Kalsel/newsway.id)

NEWSWAY.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat resmi menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, pada Jumat (19/7/2024).

Surat rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam sambutannya, AHY menekankan bahwa Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan banyak potensi, baik dari segi sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM).

Oleh karena itu, Kalsel membutuhkan pemimpin yang memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang baik.

“Sosok Muhidin sudah tidak asing lagi di mata masyarakat. Ia memulai karir dari bawah sebagai Anggota DPRD, kemudian Wali Kota Banjarmasin, dan terakhir sebagai Wakil Gubernur Kalsel lima tahun terakhir,” ujar AHY.

Menurutnya, rekam jejak dan pemahaman Muhidin terhadap isu-isu yang dihadapi masyarakat Kalsel membuatnya menjadi kandidat yang sangat diperhitungkan.

AHY juga menyinggung Hasnuryadi Sulaiman yang memiliki pengalaman sepuluh tahun sebagai legislator di Senayan.

“Hasnur memiliki pemahaman dan jaringan yang kuat untuk membangun Kalsel bersama Muhidin,” tambah AHY.

Ia berharap pasangan Muhidin-Hasnur dapat membawa kemenangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel mendatang.

“Demokrat ingin menjadi bagian dari perjuangan ini. Kami juga ingin berperan. Mudah-mudahan sinergitas dan kolaborasi ini dimulai dari malam ini dan berlanjut di masa depan,” harapnya.

Bakal calon Gubernur Kalsel, Muhidin, mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh Partai Demokrat.

“Kami merasa bangga diundang di sini dan diberikan SK langsung oleh Ketua Umum AHY,” ujar politisi senior dari Partai PAN ini.

Muhidin berharap sinergitas dengan Partai Demokrat akan terus berjalan baik dalam hal legislasi maupun pemerintahan.

Sebelum mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat, pasangan Muhidin-Hasnuryadi telah mengantongi dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan total 6 kursi.

Dengan tambahan 3 kursi dari Partai Demokrat, pasangan ini hanya memerlukan 2 kursi lagi untuk memenuhi persyaratan pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel yang membutuhkan minimal 11 kursi.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)