Guru Honorer Kota Banjarbaru Akan Bergaji RP 1,5 Juta Per Bulan, Wali Kota Anggarkan Melalui APBD

by
26 Juli 2024
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin berbincang dengan para guru saat acara Rakor di GOR Rudy Resnawan beberapa waktu lalu. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Rencana disetarakan gaji guru honorer Kota Banjarbaru oleh Wali Kota HM Aditya Mufti Ariffin mendapat respin positif salah satu kepala  sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 5 Kota Banjarbaru, Jarot mengaku sangat mengapresiasi apa yang direncanakan oleh Wali Kora Banjarbaru tersebut.

“Secara kelembagaan maupun secara pribadi tentunya kami menyambut baik atas inisiasi dari bapak Wali Kota untuk pembayaran gaji honorer yang asalnya bersumber dari dana BOS kemudian dialihkan menjadi dana APBD,” jelasnya saat ditemua dalam sebuah acara awal pekan lalu.

Hal itu menurut Jarot, menjadi upaya untuk penyelesaian dan penyeimbangan pembayaran gaji guru honorer, pasalnya menurut dia sampai saat ini ada perbedaan kebijakan dari masing-masing sekolah.

“Karena kemampuan sekolah berbeda-beda sehingga pembayaran gaji itu belum mengikuti SSA yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan pemerintah Kota Banjarbaru. Nah dengan adanya kebijakan ini Tentunya membawa angin segar kepada kawan-kawan guru honorer untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan dana BOS bisa dioptimalkan,” tambahnya.

Sementatra itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Soetoyo membenarkan bahwa gaji guru honorer dipastikan naik.

“Perjuangan sangat berat bagi guru honorer dan pihak sekolah untuk mencarikan gaji. Mudahan dengan dianggarkan pemerintah aekolah tidak terbebani lagi,” jelasnya.

Lantas saat ditanya berapa besaran gaji para guru honorer saat ini, Dedy Soetoyo merincikan kepada Newsway.id.

“Sebelumnya gaji guru honorer itu sesuai kemampuan sekolah ada yang Rp 600 kadang-kadang ada yang Rp 400. Dengan kebijakan pak Wali Kota gaji guru honorer rata-rata Rp1.500.000,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Soetoyo.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)