HM Aditya Mufti Ariffin dan Habib Said Abdullah Jalani Pemeriksaan Kesehatan dengan Lancar sebagai Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru

by
30 Agustus 2024
Bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin-Habib Said Abdullah saat keluar dari ruangan MCU RS Ulin setelah menjalani beberapa rangkaian tes kesehatan. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin dan Habib Said Abdullah, telah menyelesaikan serangkaian pemeriksaan kesehatan di RS Ulin Banjarmasin pada Jumat (30/8/2024).

Pemeriksaan dimulai dari pukul 08.00 hingga 17.30 WITA dan akan dilanjutkan pada malam hari dari pukul 19.30 hingga 22.00 WITA untuk merampungkan tahap pertama pemeriksaan.

Pada hari Jumat, pasangan calon ini menjalani berbagai tes kesehatan, termasuk tes Napza, psikotes (tahap 1 dan 2), wawancara psikotes, pemeriksaan fisik paru, spirometri, thorax foto, audiometri, fisik THT, EKG, treadmill test, dan pemeriksaan fisik jantung.

“Alhamdulillah, semua rangkaian pemeriksaan yang sudah dilakukan berjalan lancar dan baik,” ujar HM Aditya Mufti Ariffin, yang diamini oleh Habib Said Abdullah setelah tes fisik jantung.

Setelah istirahat Magrib, Aditya dan Habib Said Abdullah dijadwalkan untuk menjalani tes kesehatan jiwa (Keswa) atau Tes Tempi.

“Kami masih memiliki satu tes lagi untuk malam ini. Semoga semua berjalan lancar. Setelah itu, kami akan bersiap untuk tes esok hari, termasuk harus berpuasa minimal 12 jam sebelum memulai pemeriksaan berikutnya,” tambah Aditya.

Pada hari Sabtu (31/8/2024), pasangan calon ini akan melanjutkan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengambilan sampel darah, USG Abdomen, pengambilan sampel urine, pap smear (untuk calon wanita), refraksi, visus, BW, tonometri mata, pemeriksaan penyakit dalam, pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan bedah, pemeriksaan urologi, pemeriksaan ortopedi, EKG, fisik jantung, treadmill, wawancara psikiater, tes neurologi, dan MMSE.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)