Wali Kota Banjarbaru Umumkan Kenaikan TPP dan Penghapusan Pajak untuk Tahun 2025

by
2 September 2024
Aditya menyampaikan kabar baik bahwa dalam anggaran perubahan yang akan datang, Pemerintah Kota Banjarbaru akan menghapus pemotongan pajak TPP, dan akan kembali menaikkan TPP pada tahun 2025 (foto.mc/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dalam Apel Gabungan Karyawan dan Karyawati Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru yang digelar di Lapangan dr. Murdjani pada Senin (02/09/2024).

Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, mengumumkan langkah penting terkait kesejahteraan para pegawai pemerintah kota.

Dalam amanatnya, Aditya mengumumkan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan mengalami kenaikan pada tahun 2025, serta menghapus pemotongan pajak TPP dalam anggaran perubahan yang akan datang.

Aditya menegaskan bahwa ini adalah bentuk apresiasi dan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai.

“Dalam anggaran perubahan nanti, pemotongan pajak TPP akan dihapus. Pajak yang biasanya dipotong, seperti sebesar Rp 2 juta, tidak akan lagi dibebankan kepada pegawai, melainkan akan ditanggung oleh pemerintah kota. Sehingga TPP yang diterima akan utuh tanpa potongan pajak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aditya juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, TPP akan kembali dinaikkan. Ia berharap dengan tidak adanya potongan pajak dan kenaikan TPP, kinerja para pegawai dapat semakin meningkat, baik dalam hal pengabdian maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan kenaikan ini, diharapkan pegawai bisa bekerja dengan lebih baik dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain mengumumkan kebijakan terkait TPP, Aditya juga menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme dalam bekerja. Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk terus berinovasi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, guna memastikan pelayanan publik yang optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Apel Gabungan ini juga menjadi momen penghargaan bagi pegawai berprestasi.

Wali Kota Banjarbaru secara langsung menyerahkan bonus kepada pegawai yang telah mengharumkan nama Banjarbaru melalui prestasi mereka di Pekan Olahraga KORPRI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian mereka.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)