Kulon Progo Usulkan Embarkasi Haji, Pemkab Siapkan Paparan ke Pusat

by
6 September 2024
Pj Bupati Kulon Progo, Siwi Nurkyatsiwi (Foto : Doc Humas Kominfo Kulon Progo/newsway.id)

NEWSWAY.ID, KULON PROGO – Kabupaten Kulon Progo diusulkan menjadi lokasi pembangunan Embarkasi Haji Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Usulan ini diambil dari berbagai pertimbangan, di antaranya ketersediaan fasilitas dan ekosistem yang lengkap terutama keberadaan bandara internasional, Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo.

Pj Bupati Kulon Progo, Siwi Nurkyatsiwi mengaku optimis Embarkasi Haji DIY bisa terwujud di wilayahnya. Siwi bahkan menyatakan kesiapan untuk memaparkan hasil pembahasan terkait Embarkasi Haji ke pemerintah pusat sebagai bahan dasar usulan.

“Kami juga akan sampaikan ke Gubernur DIY. Kesiapan terkait hal ini terus dimatangkan berdasarkan masukan-masukan,” kata Siwi, Jumat (6/9/2024).

Ditambahkan Siwi, pihaknya terus mematangkan kesiapan terkait pembangunan Embarkasi Haji dengan membahas rencana tersebut bersama banyak pihak. Sampai saat ini, setidaknya sudah empat kali pertemuan yang di Pemkab untuk membahas rencana Embarkasi Haji.

Ia memastikan, Kulon Progo sudah memiliki fasilitas dan ekosistem yang lengkap untuk mendukung adanya Embarkasi Haji. Terutama keberadaan YIA di Kapanewon Temon. YIA saat ini menjadi satu-satunya bandara internasional di region Jawa Tengah dan DIY.

“Bahkan, kami sudah membicarakan bagaimana aksesibilitas hingga penanganan kesehatan bagi para jemaah nantinya,” ujarnya.

Diakui Siwi, Kulon Progo masih memiliki kekurangan terkait belum adanya Asrama Haji. Namun kendala itu bisa diatasi dengan memanfaatkan hotel-hotel yang ada di sekitar YIA terlebih dahulu.

“Jumlah kamarnya sudah mencukupi,” ucapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo, Wahib Jamil berharap, wacana pembangunan Embarkasi Haji bisa segera terwujud. Mengingat, wacana tersebut sudah bergulir sejak awal tahun 2024.

“Keberadaan YIA menjadi peluang besar untuk menjadikan Kulon Progo sebagai Embarkasi Haji. Posisi bandaranya juga terbilang strategis,” katanya.

Ditambahkan Wahib Jamil, potensi jemaah haji tidak hanya datang dari DIY. Tetapi juga dari daerah lain yang dekat dengan YIA. Karena itulah, posisi YIA yang strategis dinilai menjadi faktor pendukung dibangunnya Embarkasi Haji di Kulon Progo.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)