Gegara Terpeleset Seorang PRT Jatuh ke Sumur, Setelah Satu Jam Bertahan Akhirnya Terselamatkan

by
10 September 2024
Olah TKP dilakukan petugas kepolisian di lokasi Kamsih tercebur sumur. (Foto : Hunas Polres/newsway.id)

NEWSWAY.ID, YOGYAKARTA – Seorang pembantu rumah tangga di Kulon Progo, DIY, Kamsih (58) selamat dari maut setelah bertahan selama satu jam di dalam sumur karena tidak sengaja dirinya terjatuh saat hendak menimba air.

Ia bertahan agar tidak tenggelam dengan cara berpegangan pada tali timba menunggu majikannya pulang.

Peristiwa menegangkan itu tak pelak membuat Kamsih lemas, hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Padahal saat itu, rumah majikannya dalam keadaan kosong,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, AKP Triatmi Noviartuti, Selasa (10/9/2024).

Kamsih yang merupakan warga Karangsari Pengasih itu awalnya tiba di rumah majikannya, Sunarsih (53) di Dipan Wates pada pukul 07.00 WIB.

Korban bernama Kamsih dibawa ke Rumah Sakit setelah berhasil diselamatkan. (Foto : Humas Polres/newsway.id)

Sekitar 15 menit kemudian, Sunarsih meninggalkan rumah untuk berdagang di depan Stasiun Wates, sementara Kamsih tinggal seorang diri untuk bersih-bersih.

“Naas, saat hendak mengambil air sumur, korban justru terjatuh lantaran berjinjit untuk membetulkan tali timba yang meleset,” imbuh Novi.

Beruntung, Kamsih bisa meraih tali timba sehingga tidak tenggelam, di dalam sumur, ia bertahan dengan memegangi tali timba menunggu majikannya pulang.

“Pemilik rumah baru tiba satu jam kemudian. Ia sempat mencari keberadaan korban sebelum mendapatinya ada di dalam sumur,” kata Novi.

Mengetahui pembantunya dalam bahaya, Sunarsih bergegas minta tolong ke tetangga, setelah itu warga setempat kemudian bekerja sama menyelamatkan Kamsih menggunakan tangga, beruntung, ia bisa keluar dari dalam sumur dengan selamat.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)