Ekspose Program Home Care, Wali Kota Serahkan Kendaraan Pusling dan Home Care

by
17 September 2024
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin beserta jajaran foto di atas kendaraan Pusling yang diserahkan ke enam Puskesmas. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Program Home Care yang dijalankan Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin melalui beberapa dinas terkait sudah dirasakan sekitar 1700 masyarakat Banjarbaru hingga bulan Agustus 2024 lalu.

Aditya mengatakan bahwa pihaknya melakukan ekspose berkaitan pelayanan Home Care Banjarbaru untuk melakukan evaluasi hingga menjadi acuan kedepannya.

“Alhamdulillah semakin tahun pengguna layanan home care ini semakin meningkat. Semakin banyak masyarakat yang sudah mendapatkan home care, Kota Banjarbaru bukan hanya di bidang kesehatan tetapi juga dibidang sosial termasuk juga di bidang pendidikan jadi kita sudah mengembangkan materi ini integrasikannya,” jelasnya Selasa (17/9/2024) seusai membuka acarra Ekspose program Home Care dan penyerahan kendaraan puskesmas keliling.

Ia menambahkan bahwa Home Care mempunyai tujuan untuk kesejahteraan masyarakat dengan yang kurang mampu dan juga kesulitan datang ke pusat pelayanan kesehhatan.

“Untuk menambah maksimalnya layanan kesehatan hari ini kami memberikan bantuan untuk transportasi baik untuk puskesmas keliling dan home care. Tentunya kami harapkan layanan akses kesehatan di Banjarbaru ini semakin mudah didapat oleh masyarakat. Selain itu tentunya pelayanan yang lebih meningkat lebih berkualitas dan tidak ada halangan lagi untuk mendapatkan akses kesehatan bagi masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Kadinkes, dr Juhai Tri Agustina saat pecah kendi dalam rangka penyerahan kendaraan Pusling dan Hime Care. (Foto : Suroto/newsway.id)

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr Juhai Triyanti Agustina mengatakan bahwa program Home Care sudah dihalankan sejak tahun 2021.

“Program ini berupa perawatan kesehatan masyarakat langsung ke rumah. Ada 10 Puskesmas di seluruh Banjarbaru sampai sekarang melayani program ini. Kami juga bersinergi dengan Dinas Sosial, Kecamatan, Kelurahan dan dinas terkait lainya untuk merespin keluhan masyarakat,” jelasnya.

Juhai juga mengatakan Home Care di Banjarbaru berbeda dengan daerah lain, pasalnya yang dilayani bukan hanya soal kesehatan.

“Tidak hanya soal kesehatan, tetapi apa yang terjadi di lapangan segera direspon oleh dinas terkait,” tegasnya.

Untuk diketahui dalam kesempatan tersebut Wali Kota menyerahkan 12 unit kendaraan roda dua untuk enam Puskesmas Keliling daru anggaran DAK 2024.

Selain kendaraan untuk puskesmas keliling juga diserahkan sebanyak 10 unit kendaraan roda dua untuk program Home Care yamg dananya dari APBD 2023 perubahan.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)