Pemko Banjarbaru Gelar Rakoor Evaluasi Serapan Anggaran SKPD, Tekan Percepatan Realisasi di Triwulan Akhir 2024

by
8 Oktober 2024
(Foto.ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mengadakan Rapat Koordinasi (Rakoor) dengan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada Senin (7/10/2024) di Aula Gawi Sabarataan.

Pertemuan ini membahas pencapaian realisasi anggaran masing-masing SKPD per tanggal 3 Oktober 2024, yang dihitung melalui Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembangunan (SiAbang) untuk periode Januari – September 2024.

Pj. Walikota Banjarbaru, Nurliani, menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran di seluruh SKPD untuk memastikan target tahun ini dapat tercapai.

“Penting untuk mempercepat serapan anggaran dan ini perlu jadi perhatian utama. Selain itu, administrasi juga tidak boleh diabaikan dalam proses ini,” ujar Nurliani.

Ia berharap pada November mendatang, proses anggaran bisa diselesaikan, sehingga pada Desember hanya tersisa pelaporan dan penyelesaian administrasi akhir.

Berdasarkan data bulan September 2024, Pagu Anggaran Murni Pemko Banjarbaru tercatat sebesar Rp 1,52 triliun dengan total realisasi anggaran mencapai Rp 933,68 miliar atau sekitar 61,33%. Masih terdapat sisa anggaran sebesar Rp 588,82 miliar yang belum terserap.

Pj. Sekda Banjarbaru juga memaparkan lima SKPD dengan serapan anggaran terendah, sebagai berikut:

  1. Dinas PUPR memiliki pagu anggaran Rp 265,45 miliar, dengan realisasi Rp 96,96 miliar (36,53%).
  2. Dinas Perumahan dan Permukiman dengan pagu Rp 65,65 miliar, telah merealisasikan Rp 32,23 miliar (49,10%).
  3. Disporabudpar memiliki pagu Rp 19,49 miliar, dengan realisasi Rp 9,57 miliar (49,13%).
  4. Sekretariat Daerah dengan pagu Rp 79,15 miliar, merealisasikan Rp 42,08 miliar (53,17%).
  5. Kecamatan Banjarbaru Selatan dengan pagu Rp 12,72 miliar, realisasi Rp 6,77 miliar (53,26%).

Pemko Banjarbaru terus mengupayakan optimalisasi anggaran pada triwulan terakhir ini untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)