Program Sipedet Cantik Hasilkan Data Kalurahan Akurat dan Update

by
6 November 2024
Sosialisasi program Sipedet Cantik di Kompleks Pemkab Kulon Progo (Foto Dokumentasi Humas Kominfo Kulon Progo/ newsway.id)

NEWSWAY.ID, YOGYAKARTA – Paniradya Kaistimewaan DIY dan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat meluncurkan program Sistem Pendataan Desa Cinta Statistik atau ‘Sipedet Cantik’.

Dinas Kominfo masing-masing kabupaten/ kota se-DIY kemudian dilibatkan dalam pelaksanaan program ini.

Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan, peluncuran program Sipedet Cantik bertujuan untuk memperoleh data kalurahan yang lengkap, akurat dan berstandar.

Nantinya, data tersebut dapat digunakan untuk mengisi berbagai aplikasi pelaporan pemerintahan, kementerian dan lembaga, serta bisa dipadukan dengan data kalurahan lain.

~ Advertisements ~

“Data-data tersebut akan menjadi acuan untuk melihat capaian pembangunan maupun penyusunan program pembangunan masing-masing kalurahan,” kata Herum, Selasa (4/11/2024).

Apabila data tersedia dan selalu diupdate secara berkala, lanjutnya, peta kondisi antarkalurahan, kapanewon, kabupaten/ kota dan antarwaktu bisa terekam dan terukur dengan jelas. Terlebih jika pendataan dilakukan berkelanjutan dari tahun ke tahun secara rutin.

~ Advertisements ~

“Dengan adanya data yang akurat, siapa pun yang menjabat sebagai lurah, panewu maupun pejabat baru di tingkat kabupaten/ kota bisa melihat kondisi daerahnya dengan lebih cepat karena datanya telah tersedia,” imbuh Herum.

Dalam realisasi program Sipedet Cantik, di Kulon Progo telah digelar rapat koordinasi dan sosialisasi.

Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo, Agung Kurniawan menyampaikan, Sipedet Cantik merupakan bagian dari program kegiatan Pendataan Sosial Ekonomi Berbasis Keluarga tahun 2024 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.

Tujuannya, untuk memberikan informasi kepada perangkat daerah, panewu, lurah dan seluruh masyarakat tentang Pelaksanaan Pendataan Sosial Ekonomi Berbasis Keluarga.

“Rapat koordinasi dan sosialisasi digelar untuk memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai pentingnya data dalam pembangunan dan reformasi kalurahan. Selain itu, juga memberikan gambaran teknis pelaksanaan pendataan sosial ekonomi berbasis keluarga,” kata Agung.

Disampaikan Agung, kegiatan Pendataan Sosial Ekonomi Berbasis Keluarga sudah dimulai pada awal Oktober 2024.

Kegiatan ini diawali dengan koordinasi, penyiapan buku panduan, penyusunan data sasaran, rekrutmen petugas pendata dan sosialisasi.

Setelahnya, digelar sosialisasi di 12 kalurahan di wilayah Kapanewon Pengasih dan Kapanewon Kokap.

“Kemudian diikuti bimbingan teknis untuk petugas pelatih dan petugas pendata,” kata Agung.

Pendataan di lapangan, menurut Agung, akan berlangsung pada 15 November hingga 15 Desember 2024 di dua kapanewon yakni Pengasih dan Kokap dengan jumlah sasaran 19.119 kk di Kapanewon Pengasih dan 12.608 kk di Kapanewon Kokap. Proses pendataan melibatkan 235 petugas pendata PPL dan PML.

Sementara itu, Pj Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi mengatakan, penguatan pengelolaan data dan informasi kalurahan sangat penting untuk melihat permasalahan yang ada di setiap wilayah.

Sehingga, nantinya dapat diintervensi dengan tepat sesuai permasalahan masing-masing kalurahan.

“Hasil pendataan sosial dan ekonomi by name by address penduduk akan digunakan untuk merancang dan melaksanakan kebijakan publik yang lebih efektif dan tepat sasaran dalam bidang sosial, ekonomi dan kesejahteraan,” kata Siwi.

Siwi berharap, data akurat hasil pendataan Sosial Ekonomi Penduduk ini dapat membangun upaya kolaboratif pencapaian kinerja makro daerah, terutama dalam penanganan kemiskinan dan stunting di Kulon Progo. Sinergitas yang perlu dijalin yakni antara pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, dunia usaha dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)