KWT Annona Muricata Produksi Pupuk Organik Cair dari Cangkang Telur di Banjarbaru

by
21 November 2024
fungsi dari POC cangkang telur ini untuk menyuburkan tanaman karena mengandung zat fosfor, juga zinc dan magnesium. Serta juga berfungsi untuk mengganti Pupuk SP-36 (foto.ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Kelompok Wanita Tani (KWT) Annona Muricata, binaan UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Liang Anggang pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarbaru, menunjukkan inovasi dalam dunia pertanian organik.

Mereka berhasil memproduksi pupuk organik cair (POC) berbahan dasar cangkang telur, di Liang Anggang, Rabu (20/11/2024).

Dipandu oleh Kepala UPT BPP Liang Anggang, Nora Syahrini, bersama penyuluh pertanian Eddy Sugianto dan Pulujaya Wu’i, para anggota KWT dengan antusias belajar dan mempraktikkan pembuatan pupuk organik cair.

Eddy Sugianto menjelaskan bahwa pupuk organik cair ini memiliki banyak manfaat bagi tanaman. Kandungan fosfor, zinc, dan magnesium dalam cangkang telur berfungsi untuk menyuburkan tanaman dan dapat menjadi alternatif pengganti pupuk kimia seperti SP-36.

~ Advertisements ~

“Karena sifatnya organik, pupuk ini tidak berbahaya bagi tanaman. Harapannya, kelompok wanita tani dapat memanfaatkan bahan-bahan organik untuk membudidayakan tanaman sehat dan menjaga kesehatan keluarga melalui konsumsi sayuran organik,” jelas Eddy.

Tanaman yang dirawat menggunakan POC cangkang telur akan memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

~ Advertisements ~
  • Penebalan dinding sel tanaman.
  • Peningkatan pemanjangan sel akar.
  • Penyembuhan akar pendek.
  • Perlindungan terhadap panas, hama, dan penyakit.

Dengan manfaat ini, KWT Annona Muricata optimis dapat mendukung pertanian organik yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hasil pertanian di wilayah Liang Anggang.

Langkah inovatif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk memanfaatkan bahan-bahan organik yang ada di sekitar mereka, sehingga pertanian berkelanjutan dapat terus berkembang di Kota Banjarbaru.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)