Anak Terseret Ombak, Orangtua Histeris Berteriak

by
16 Februari 2025
Korban yang terseret ombak berhasil diselamatkan petugas. (Foto : Dokumentasi Humas Polres Bantul / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Perempuan muda warga Cangkring, Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, Aulia Damarasti (25) terseret ombak saat berwisata di Pantai Cangkring, Minggu (16/2/2025). Nyawanya berhasil tertolong berkat kerja keras Tim SAR dibantu aparat kepolisian setempat.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry mengatakan, peristiwa ini terjadi sekira pukul 11.50 WIB. Saat itu, Aulia sedang berkunjung ke Pantai Cangkring bersama orangtuanya.

“Awalnya, korban hanya duduk-duduk di tepi pantai,” kata Jeffry.

Beberapa saat kemudian, korban ingin bermain ombak. Namun saat sedang bermain air, tiba-tiba datang ombak besar dan langsung menyeret tubuh korban.

“Melihat anaknya terseret ombak, orangtua korban seketika berteriak-teriak histeris minta tolong,” imbuh Jeffry.

Beruntung, Tim Sar dibantu anggota kepolisian berada di dekat lokasi kejadian. Dengan sigap, mereka segera memberikan pertolongan. Korban berhasil dibawa ke tepi pantai hingga nyawanya terselamatkan.

“Tidak ada luka serius yang dialami korban. Keluarganya kemudian membawa pulang untuk beristirahat,” pungkas Jefrry.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)