Si Jago Merah Hanguskan 60 Persen Rumah Warga

9 April 2025

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Jurusan Pelaihari, RT 06 Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru, pada Selasa malam (8/4/2025).

Peristiwa ini diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang memicu api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 20.14 WITA ini dengan cepat membesar karena barang-barang yang ada di rumah ini sebagian besar barang yang mudah terbakar.

Pemadam kebakaran dari Kota Banjarbaru bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Petugas berhasil mengendalikan api sekitar 30 menit kemudian.

~ Advertisements ~

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, rumah yang terbakar mengalami kerusakan parah dan sebagian besar harta benda pemilik rumah tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana mengatakan berkat kolaborasi kepolisian bersama pemadam kebakaran setempat. Api dapat dikuasai sekitar 30 menit kemudian.

~ Advertisements ~

“Berkat kerjasama Polri dalam hal ini Polsek Liang Anggang dan rekan-rekan pemadam kebakaran, api dapat dikuasai dan dikendalikan sepenuhnya,” katanya.

Dari hasil penyelidikan awal, kepolisian menyimpulkan penyebab kebakaran mengarah pada kemungkinan korsleting listrik. Adapun dampak kebakaran menghanguskan 60 persen rumah milik warga.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini,” jelasnya.

Dari kejadian ini, kepolisian memberikan garis polisi di objek terbakar untuk kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara, Kepala UPT Damkar Banjarbaru, Syafrullah mengatakan selama proses pemadaman, tidak terjadi kendala sedikitpun, terkait titik air di lokasi kejadian cukup untuk melakukan pemadaman.

“Titik air cukup, karena ada sebagian rekanan pemadam yang menggunakan unit tangki,” katanya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di rumah.

Petugas mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak membiarkan peralatan elektronik menyala dalam waktu lama tanpa pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)