NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Program pelatihan tenaga kerja yang dicanangkan Wali Kota Banjarbaru mulai menunjukkan hasil positif. Kepala Diskopumnaker Banjarbaru, Sartono, menyampaikan bahwa sejumlah peserta pelatihan kini telah diterima bekerja sesuai bidang yang diikuti.
Salah satu contoh yang disorot adalah pelatihan petugas keamanan. Dari 20 peserta, seluruhnya langsung ditempatkan di perusahaan setelah menyelesaikan program.
“Alhamdulillah berhasil. Contohnya pelatihan satpam kemarin, sebanyak 20 orang langsung ditempatkan di perusahaan,” ujar Sartono usai menutup pelatihan operator alat berat di kawasan Jalan Trikora, Rabu (19/11/2025).
Selain satpam, pelatihan operator alat berat juga telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 10 peserta yang lolos seleksi dinyatakan lulus dan siap masuk dunia kerja. Sartono optimistis para lulusan pelatihan ini akan cepat terserap industri mengingat kebutuhan operator alat berat cukup tinggi.
“Kita merancang pelatihan berdasarkan peluang kerja yang ada. Tujuannya menyiapkan SDM Banjarbaru agar mampu bersaing di pasar kerja,” tegasnya.
Minat warga terhadap pelatihan ini disebut cukup besar. Dari 160 pendaftar, hanya 10 peserta yang dinyatakan memenuhi kompetensi untuk mengikuti program pelatihan alat berat. Pelatihan juga dilakukan berbasis kompetensi sehingga lulusan langsung mengantongi sertifikat resmi.
“Pelatihan ini berbasis kompetensi. Artinya, setelah dilatih dan memiliki sertifikat, mereka bisa langsung ditempatkan di dunia kerja,” jelas Sartono.
Salah satu peserta, Adi, mengaku mendapat banyak pengalaman baru selama mengikuti pelatihan operator alat berat. Ia mengatakan bahwa sertifikat yang didapat sangat membantu dalam meningkatkan peluang kerja.
“Masuk pelatihan ini sangat membantu, apalagi sertifikasinya biasanya berbayar. Program dari Pemko Banjarbaru ini jadi wadah bagi kami untuk meningkatkan kemampuan dan mencari pekerjaan,” ungkapnya.(nw)
