NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Menjelang pelaksanaan Momen 5 Rajab, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar mencatat 55 satuan pendidikan yang menyatakan kesiapan menjadi lokasi layanan bagi jemaah, mulai dari penginapan, rest area hingga parkir.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Tisnohadi Harimurti mengatakan, layanan tersebut mencakup jenjang TK hingga SMP.
“Untuk sementara, ada 17 TK, 32 SD, dan 6 SMP. Total 55 sekolah yang menyatakan siap menjadi lokasi layanan untuk jemaah momen 5 Rajab,” ucapnya saat ditemui di Ruangannya, Senin (8/12/2025).
Tisnohadi menyampaikan, setiap sekolah diberi keleluasaan menentukan pola penyediaan konsumsi bagi jemaah.
“Dari 55 sekolah, 20 memilih mendirikan dapur sendiri. Sementara 35 lainnya bergabung dengan dapur umum terdekat, baik dapur pusat maupun dapur dari masyarakat,” ujarnya.
Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi tahun sebelumnya yang menekankan pentingnya kesiapan layanan konsumsi.
Ia mengatakan, penginapan di sekolah tidak ditentukan oleh dinas. Kapan mulai menerima jemaah bergantung pada kesiapan masing-masing sekolah.
“Ada yang sudah buka tiga hari sebelum acara. Pada prinsipnya kami tidak membatasi, karena setiap sekolah punya kondisi yang berbeda,” jelas Tisnohadi.
Durasi operasional pun bervariasi. Ada sekolah yang tetap menerima jemaah hingga satu hingga dua hari setelah acara berlangsung.
Menurutnya, kapasitas tiap sekolah berbeda bergantung sarana yang dimiliki.
“Ada yang menggunakan aula, sebagian memakai ruang kelas atau musala. Jadi daya tampungnya tidak sama antara sekolah satu dengan yang lain,” katanya.
Pengelolaan penginapan dibantu oleh para guru, tenaga pendidikan, pegawai sekolah, dan sebagian melibatkan komite orang tua murid serta masyarakat sekitar.
Tisnohadi menyebutkan, saat ini sekolah yang sudah terdaftar adalah sekolah dengan lokasi strategis atai sejalur dengan pusat acara.
“Yang diprioritaskan adalah sekolah yang berada di jalur jemaah, baik jalur masuk menuju Martapura maupun lokasi yang strategis untuk rest area dan parkir,” terang Tisnohadi.
Jumlah 55 sekolah bukan angka final, Disdik Banjar masih membuka pendaftaran sekolah yang ingin memfasilitasi jamaah momen 5 rajab.
“Masih bisa bertambah sampai H-3. Data sementara per 8 Desember dan masih ada sekolah yang memproses kesiapan,” ujarnya.
Terkait status kegiatan belajar mengajar, Tisnohadi mengatakan masih dalam kajian.
“Untuk sekolah yang menjadi lokasi penginapan, ada kemungkinan pembelajaran dilakukan secara daring atau penyesuaian lainnya. Ini masih kami konsultasikan dengan pimpinan daerah,” ucapnya.
Tahun sebelumnya, sekolah yang menjadi lokasi layanan tetap menjalankan pembelajaran jarak jauh.
Tisnohadi mengimbau jemaah untuk menggunakan fasilitas yang sudah disiapkan pemerintah.
“Kami akan umumkan sekolah-sekolah yang resmi menjadi lokasi penginapan, parkir, dan rest area. Silakan dimanfaatkan. Kami berharap jumlah sekolah yang terlibat terus bertambah agar jemaah semakin terlayani,” pesannya.(nw)
raj
