NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Seorang perempuan warga Desa Aluh-Aluh Kecil, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, dilaporkan hilang setelah diduga jatuh dari perahu saat mencari ikan di Sungai Desa Balimau, Selasa (9/12/2025).
Korban diketahui bernama Kasmawatu (49). Informasi hilangnya korban pertama kali diterima BPBD Kalimantan Selatan pada pukul 18.50 Wita melalui laporan Baihaqi Saputra. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin untuk dilakukan penanganan.
Menurut keterangan keluarga, korban terakhir terlihat sekitar pukul 15.00 Wita saat sedang mencari ikan menggunakan alat setrum. Ketika saudaranya mendatangi lokasi, korban sudah tidak berada di atas perahu, sementara alat setrum masih berada di dalamnya. Setelah dilakukan pencarian mandiri namun tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melapor ke pihak berwenang.
Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung memberangkatkan satu tim berisi lima personel pada pukul 19.10 Wita menggunakan Rescue Carrier. Tim diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 20.10 Wita, berjarak 33,3 kilometer dari kantor SAR.
Operasi pencarian melibatkan beberapa unsur, yakni Basarnas Banjarmasin, Polsek Aluh-Aluh, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Koramil Aluh-Aluh, serta masyarakat setempat. Tim turut membawa sejumlah peralatan seperti rubber boat, motor tempel, perlengkapan selam, alat water rescue, hingga perangkat pendeteksi bawah air Aqua Eye. Sementara itu, kondisi cuaca saat pencarian berlangsung terpantau berawan.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan, pencarian langsung dilakukan segera setelah laporan diterima.
“Kami bergerak cepat menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur potensi SAR di Kecamatan Aluh-Aluh agar pencarian dapat dilakukan semaksimal mungkin. Harapan kami, korban segera ditemukan,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh proses pencarian akan mengikuti prosedur keselamatan dan menyesuaikan kondisi lapangan.
Hal serupa juga dibenarkan oleh Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto. Ia membenarkan adanya laporan orang tenggelam di Kecamatan Aluh-Aluh.
“Benara da masuk laporan, Tim DPKP Banjar telah merapat kelokasi kejadian pada titik 0 lokasi jukung/perahu dtemukan,” ucapnya.
Agus mengungkapkan, kondisi dilapangan memiliki kendala dalam proses pencarian karena air dengan kondisi pasang yang cukup tinggi.
“Untuk kondisi air laut malam ini pasang, bahkan sampai kejalan utama Aluh-Aluh dan pasang tinggi sekitar jam 22:00 wita hingga jam 03:00 pagi. Ketinggian menyampai lutut orang dewasa dewasa,” ungkapnya.
Hingga saat ini Tim gabungan masih melakukan proses pencarian orang diduga tenggelam dengan mensisir sungai menggunakan perahu.(nw)
