NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Setelah dua hari pencarian, seorang perempuan asal Desa Aluh-Aluh Kecil, Kecamatan Aluh-Aluh, Kasmawatu (49), akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang di Sungai Desa Balimau, Selasa (9/12/2025).
Camat Aluh-Aluh, Aditya Yudi Dharma menjelaskan, peristiwa tersebut berawal ketika korban diketahui sedang mencari ikan menggunakan jukung.
“Berdasarkan keterangan warga, korban juga membawa peralatan yang biasa dipakai untuk membantu pencarian ikan. Tak lama kemudian, warga menemukan jukung korban dalam keadaan kosong,” ucapnya saat ditemui, Kamis (11/12/2025).
Menurut informasi dari saksi di lokasi, saat mendekati perahu tersebut mereka sempat merasakan adanya arus listrik ringan yang diduga berasal dari peralatan yang dibawa korban.
Kondisi cuaca yang saat itu mendung dan gerimis ditambah arus sungai yang cukup deras diduga membuat korban kehilangan keseimbangan sebelum jatuh ke sungai. Namun penyebab pasti kejadian masih didalami oleh keluarga dan warga yang mengetahui situasi di lapangan.
Setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari relawan, BPBD Kabupaten Banjar, Basarnas Provinsi, serta masyarakat langsung melakukan pencarian. Kondisi sungai yang mengalami banji rob membuat arus kuat sehingga menyulitkan proses penyisiran pada hari pertama.
Pencarian berlanjut hingga hari kedua dengan memperluas area ke arah hilir. Upaya ini membuahkan hasil pada sore hari ketika korban ditemukan sekitar pukul 18.02 Wita.
Aditya mengatakan, posisi korban berada di wilayah Desa Aluh-Aluh Kecil, atau sekitar satu kilometer dari titik awal ia dilaporkan tenggelam, terbawa arus dan tersangkut di antara tanaman nipah di pinggir sungai.
“Alhamdulillah korban ditemukan setelah dua hari pencarian. Arus yang kuat membuat posisi korban bergeser cukup jauh,” ujar Aditya.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka. Pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melengkapi administrasi yang diperlukan guna pengajuan bantuan sosial bagi keluarga.
Aditya selaku Camat Aluh-Aluh turut mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika cuaca buruk dan arus sedang kuat.
“Masyarakat harus memperhatikan keamanan peralatan yang digunakan dalam aktivitas mencari ikan agar kejadian serupa tidak terulang serta gunakan alat tangkap yang standar,” imbaunya.
Sebagai tambahan informasi, Aditya menyebutkan, korban adalah seorang istri yang membantu mencari rejeki dikarenakan kondisi suami korban yang kesehatannya cukup kurang baik.(nw)
