NEWSWAY.CO.ID, TABALONG – Malam puncak Pemilihan Nagacilik (Nanang Galuh Cilik) Kalimantan Selatan 2025 di Gedung Mahligai Pancasila menjadi saksi bangkitnya duta cilik dari Tabalong. Tidak hanya satu, tetapi dua gelar bergengsi berhasil dibawa pulang oleh pasangan cilik ini, membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan disiplin mampu bersinar di tingkat provinsi.
Juna Aqiel Hidayat, putra pasangan Fitri M. Hidayatullah dan Elma Riska, berhasil meraih gelar prestisius sebagai Wakil 2 Nagacilik Kalsel 2025. Keberhasilan Juna tidak lepas dari komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui bakatnya, Silat Kuntau.

Persiapan Juna dilakukan secara intensif. Selain dibimbing oleh ayahnya sendiri, ia ditempa selama satu bulan penuh di Perguruan Kuntau Singga Rimba Desa Juai, di bawah asuhan langsung Abah Warli, Ketua Perguruan Kuntau Tabalong. Disiplin keras selama empat minggu tersebut menghasilkan penampilan Kuntau yang memukau dan berkarakter, sehingga menjadi sorotan para juri.
“Bakat Kuntau yang dibawa Juna menunjukkan komitmennya melestarikan identitas lokal. Ia berhasil menjembatani seni bela diri tradisional dengan tuntutan panggung modern,” ujar Novie Wardana, salah satu tim pendukung Tabalong.

Sementara Juna memukau dengan kekuatan budayanya, rekannya Fazia Qila Nursabrina justru berhasil mengambil hati audiens dan para finalis. Putri dari pasangan Doni dan Putri ini dinobatkan sebagai Peraih Kategori Galuh Persahabatan Kalsel 2025.
Gelar Galuh Persahabatan ini membuktikan bahwa Fazia tidak hanya unggul dalam penampilan panggung, tetapi juga memiliki kepribadian ramah, hangat, dan mampu membangun hubungan positif selama masa karantina dan kompetisi. Fazia menjadi representasi Galuh yang ideal: anggun, cerdas, dan menyenangkan.


Prestasi ganda ini tidak terjadi begitu saja. Di balik layar, kerja keras kedua nagacilik ini mendapatkan dukungan penuh dari para pembimbing yang bangga melihat hasil kegigihan mereka.
H. Kusnandar, perwakilan Dinas Pendidikan Tabalong (Disdik), menegaskan pentingnya peran Juna dan Fazia sebagai duta daerah.
“Kami sangat bangga melihat semangat dan dedikasi kedua anak ini. Prestasi mereka sejalan dengan komitmen kami untuk mengembangkan potensi generasi muda. Juna dan Fazia telah menjadi duta cilik yang luar biasa, membawa nama Tabalong ke panggung Nagacilik Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari dunia modeling. Suwandi Amyuz dari ZR Modeling School, pelatih modeling yang mempersiapkan gestur dan catwalk Juna dan Fazia, turut menyampaikan kebanggaannya.
“Keduanya menunjukkan kedisiplinan dan kecepatan belajar yang luar biasa. Kami mengasah catwalk dan gestur panggung mereka, dan mereka mampu menyerap semua arahan dengan sangat baik. Gelar ini adalah bukti nyata bahwa kegigihan dan latihan intensif mereka berbuah manis.”
Keberhasilan Juna meraih Wakil 2 Nagacilik dan Fazia meraih Galuh Persahabatan menjadikan Tabalong sebagai daerah dengan capaian ganda yang membanggakan di ajang Nagacilik tahun ini. Tepuk tangan riuh yang menyambut pengumuman mereka di malam puncak menjadi pengakuan atas kerja keras seluruh tim, pelatih, dan dukungan penuh keluarga.

Kini, Juna dan Fazia mengemban peran sebagai dwi tunggal duta cilik Tabalong. •Juna akan fokus mempromosikan kekayaan seni dan bela diri Tabalong.
•Fazia akan mewakili sisi keanggunan dan keramahan budaya Banjar.
Keduanya membuktikan bahwa dari sebuah kabupaten di ujung Kalimantan Selatan, talenta muda mampu membawa kebanggaan daerah, menjembatani masa lalu budaya dengan masa depan pariwisata. (nw)

Reporter : Nasrulah
