NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Genangan air sungai yang masih naik turun tidak menyurutkan semangat para relawan di Dapur Umum Siring Dermaga Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Di tengah kondisi banjir, mereka tetap beraktivitas menyiapkan konsumsi bagi para jemaah menjelang pelaksanaan Momen 5 Rajab, Sabtu (27/12/2025).
Salah satu relawan Dapur Umum Murung Kenanga, Kifliannor mengatakan, aktivitas memasak telah dimulai sejak beberapa hari sebelum puncak kegiatan. Setiap harinya, dapur umum tersebut mampu menyediakan sekitar seribu porsi makanan.
“Untuk hari ini saja kurang lebih seribuan porsi. Beras yang dimasak sekitar 1.000 liter,” katanya.
Menu yang disajikan bervariasi. Pada pagi hari, relawan memasak ikan asin, ikan patin dan udang, sementara pada malam hari disediakan menu sop daging. Jumlah porsi diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya kedatangan jemaah.
“Kemungkinan akan meningkat lagi seiring jemaah yang semakin ramai,” ujarnya.
Khusus pada hari puncak pelaksanaan 5 Rajab, Dapur Umum Murung Kenanga telah menyiapkan menu spesial berupa daging masak abang dengan nasi samin. Menu tersebut disiapkan sebanyak sekitar 3.000 porsi dengan stok daging mencapai kurang lebih 90 kilogram.
“Untuk puncaknya kami siapkan sekitar tiga ribu porsi, dengan daging kurang lebih 90 kilo,” ucapnya.
Seluruh proses memasak dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat bersama para relawan. Bahan makanan yang digunakan sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat yang datang secara sukarela.
“Alhamdulillah banyak warga yang datang langsung membawa bahan makanan. Kalau habis, langsung kami masak lagi,” tuturnya.
Kifliannor mengatakan, jemaah yang menikmati hidangan di dapur umum Murung Kenanga berasal dari berbagai daerah, terutama dari Kalimantan Tengah. Banyak jemaah memilih jalur sungai untuk menuju Martapura karena lokasi dapur berada dekat dermaga utama.
Meski kawasan Murung Kenanga sempat dilanda banjir selama sekitar satu pekan terakhir, aktivitas dapur umum tetap berjalan. Relawan bahkan menyiapkan dapur cadangan sebagai antisipasi jika genangan air kembali meningkat.
“Banjir memang sudah sekitar satu minggu, air naik turun. Tapi Insya Allah pelayanan tetap kami maksimalkan. Kami senang bisa melayani jemaah,” pungkasnya.(nw)
