NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Arus Sungai Darussalam, Banjar, mulai menunjukkan peningkatan volume air yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya serta kapal jemaah momen 5 rajab yang berdatangan.
Pantauan terakhir di H-1 menunjukkan, jumlah kapal yang melintasi sungai Jembatan Darussalam mencapai 37 kapal.
“Nanti secara berkala kami akan menghitung jumlah kapal yang parkir di depan,” ujar Riki, anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar, saat ditemui di lokasi.
Riki mengatakan, dibandingkan tahun lalu, arus air saat ini lebih deras dan volumenya lebih tinggi. Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pelintas sungai, terutama di kawasan belakang Jembatan Darussalam.
“Setiap jembatan sudah dipasang tanda yang boleh dilewati. Malam hari lampunya menyala sebagai penanda. Tanda itu berupa simbol X dan O untuk memberikan himbauan agar lebih berhati-hati saat menjelajahi sungai,” jelas Riki.
Ia menekankan, pentingnya para penumpang kapal memperhatikan kapasitas muatan.
“Jangan sampai melebihi kapasitas kapal. Arus dan ombak cukup deras, jadi keselamatan tetap yang utama,” ucapnya.
Pantauan dari pagi hingga sore menunjukkan bahwa ketinggian air terus naik, sehingga kewaspadaan warga menjadi hal yang sangat penting. DPKP Banjar terus memantau kondisi sungai untuk memastikan keamanan pelayaran di wilayah tersebut.(nw)
