Targetkan di 2026, Pemkab Kotabaru Input Data Pembangunan Embung Seratak ke Kementerian PUPR

by
5 Januari 2026
Plt Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid ( Foto Rizal/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mematangkan rencana besar untuk memperkuat ketahanan air di Bumi Saijaan. Proyek strategis pembangunan Embung Seratak di Kecamatan Pulau Laut Timur dengan kapasitas tampung mencapai 700 ribu meter kubik dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

Pembangunan embung ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis bahan baku air bersih saat musim kemarau, sekaligus menjadi tulang punggung sistem irigasi bagi lahan persawahan di wilayah Pulau Laut Timur.

Plt Kepala Dinas PUPR Kotabaru Abdul Hamid mengatakan, dari sisi perencanaan, pembangunan Embung Seratak telah memasuki tahap finalisasi, baik secara teknis maupun administratif.

“Perencanaan sudah final, baik dokumen teknis maupun administrasi pendukungnya. Saat ini, kami sedang melakukan proses input data hasil perencanaan ke dalam aplikasi resmi Kementerian PUPR yang batas waktunya hingga 31 Maret 2026,” kata Hamid pada Rabu (05/01/2026).

Hamid menjelaskan, setelah seluruh data terinput ke dalam aplikasi, proses selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Balai Sungai Kalimantan Wilayah III yang berkantor di Banjarmasin.

“Langkah awalnya adalah pengisian data pendukung (data dukung). Setelah itu, baru akan ada tindak lanjut teknis dari Balai Sungai Kalimantan Wilayah III,” jelasnya.

Rencana pembangunan embung tersebut telah mendapatkan dukungan dari Balai Sungai Kalimantan Wilayah III. Namun, hingga kini pihak balai belum sempat melakukan peninjauan lokasi karena keterbatasan waktu di akhir tahun.

“Mudah-mudahan segera ada tindak lanjut dari Balai Sungai Kalimantan Wilayah III untuk pengecekan lapangan,” harap Hamid.

Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Hamid menegaskan pembangunan embung ini juga diprioritaskan untuk mendukung sistem irigasi persawahan di Pulau Laut Timur. (nw)

Reporter : Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog