NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Kepala Kantor Cabang Bulog Kotabaru yang baru, Moch Faizal bergerak cepat memastikan stabilitas pasokan pangan di wilayah kerjanya. Memasuki awal tahun 2026, ia menjamin ketersediaan beras, minyak goreng, dan gula pasir berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kotabaru.
Moch Faizale menyampaikan, prioritas utamanya menjaga keterjangkauan harga pangan melalui program-program strategis nasional yang dijalankan Bulog.
Faizal merincikan, saat ini stok beras yang tersimpan di gudang Bulog sangat mencukupi, baik untuk penyaluran bantuan pangan maupun untuk intervensi pasar.
“Kami pastikan untuk stok beras, khususnya di wilayah Kotabaru, kondisinya aman. Saat ini stok yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan, termasuk persiapan menghadapi hari besar keagamaan nasional,” ujar Faizal, Selasa (20/1/2026).
Tahun 2026, Bulog Kotabaru akan tetap fokus pada penyaluran Beras SPHP (Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan). Program ini menjadi instrumen penting untuk menekan kenaikan harga beras di tingkat pasar tradisional maupun ritel modern.
“Penyaluran beras SPHP akan terus kami masifkan agar masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Kami juga akan melanjutkan pendistribusian Bantuan Pangan Beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai penugasan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Faizal berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Ia menyadari bahwa tantangan distribusi di Kotabaru, terutama wilayah kepulauan, memerlukan kerja sama lintas sektoral yang kuat.
“Sesuai arahan pusat, kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) atau operasi pasar di titik-titik yang mengalami lonjakan harga. Kami hadir sebagai penyangga untuk memastikan inflasi pangan tetap terkendali,” tambah Faizal.
Moch Faizal berharap kehadirannya di Kotabaru dapat memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena stok pangan dipastikan tersedia secara berkelanjutan.
“Harapan saya, Bulog bisa terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kebutuhan masyarakat. Pelayanan terbaik dan ketersediaan stok adalah kontribusi utama kami kepada warga Kotabaru,” pungkasnya. (nw)
