Isi Celah Pembangunan yang Belum Tercover APBD, PT Pelsart Tambang Kencana Perkuat Sinergi Lewat Musrenbang

by
6 Februari 2026
Isi Celah Pembangunan yang Belum Tercover APBD, PT Pelsart Tambang Kencana Perkuat Sinergi Lewat Musrenbang ( Foto Rizal/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pembangunan daerah dengan konsisten menghadiri agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan.

Hal ini disampaikan oleh Manager CSR PTK, Septamto, yang didampingi oleh Superintendent CSR PTK Budi Susanto pada Kamis (5/2/2026). Ia menyatakan, kehadiran perusahaan dalam forum tersebut bukan sekadar pemenuhan formalitas undangan pemerintah.

Keikutsertaan PTK dalam Musrenbang bukan sekadar formalitas, melainkan untuk melihat peluang di mana perusahaan dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitasnya.

“Tujuan utama kami adalah memastikan program CSR perusahaan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar yang menjadi aspirasi asli masyarakat. Kami ingin masuk ke titik-titik yang mungkin belum tertangani oleh pemerintah daerah, sehingga kehadiran kami memberikan dampak pelengkap yang nyata,” ujar Septamto.

~ Advertisements ~

Menurutnya, sebagian besar kebutuhan masyarakat yang muncul dalam Musrenbang berkaitan dengan infrastruktur, seperti sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum. Namun, PTK lebih banyak menyasar program pendampingan kelompok usaha kecil.

Dukungan yang diberikan yakni pendampingan usaha pembuatan tahu lokal agar masyarakat tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Pendekatan komunikasi langsung dengan desa dan kelompok masyarakat, tanpa harus selalu masuk dalam daftar resmi Musrenbang.

Septamto mengakui, tidak semua permintaan masyarakat dapat dipenuhi, terutama yang bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Namun, PTK berusaha menyalurkan bantuan secara bertahap sesuai kapasitas perusahaan.

“Kami lebih memilih program yang holistik dan berkelanjutan, dengan melakukan kajian mendalam dari hulu ke hilir,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menambahkan, Musrenbang menjadi forum penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan pencapaian Program Pemerintah dan dunia usaha.

“Investasi sosial itu wajib bagi PTK. Orang bisa berganti, tapi kalau fondasi sosial sudah kuat, maka keberlanjutan perusahaan akan terjaga. Musrenbang adalah wadah kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan,” tegasnya.

Bagi PTK, investasi sosial adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Ia meyakini bahwa hubungan harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci keberlanjutan operasional di masa depan.

“Orang bisa berganti, namun jika fondasi sosial sudah kuat, maka keberlanjutan perusahaan akan tetap terjaga. Musrenbang adalah wadah kolaborasi yang sangat baik bagi semua pihak untuk saling melengkapi dalam membangun Kotabaru,” pungkas Septamto. (nw)

Reporter : Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog