Sinergi BRIN dan BPBD Balangan Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Budaya Lokal

22 Mei 2026
Koordinasi Tim Penelitian BRIN bersama BPBD Balangan dalam rangka pengumpulan data riset pamali ekologi di Kecamatan Tebing Tinggi. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Kolaborasi antara lembaga riset nasional dan pemerintah daerah mulai diperkuat dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis kearifan lokal.

Tim Penelitian Kegiatan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Ekspedisi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan koordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kamis (21/05/2026).

Koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan data penelitian bertajuk Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN Melalui Eksplorasi Pamali Ekologi yang difokuskan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan.

~ Advertisements ~

Penelitian tersebut menyoroti pentingnya kearifan lokal masyarakat Dayak Meratus, khususnya pamali ekologi, sebagai salah satu pendekatan dalam memahami lingkungan dan penguatan mitigasi kebencanaan.

Peneliti BRIN, Derri Ris Riana, menjelaskan bahwa riset ini diharapkan mampu memberi manfaat jangka panjang bagi daerah, terutama dalam memperkuat kebijakan pengurangan risiko bencana.

“Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi generasi di Kabupaten Balangan, terutama yang berkaitan dengan kebencanaan di wilayah Tebing Tinggi. Mudah-mudahan riset ini menjadi pengalaman berharga bagi Balangan dan nantinya bisa menjadi salah satu rujukan untuk mengambil kebijakan pengurangan kerentanan bencana di masa depan,” ujar Derri.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, menyambut baik koordinasi yang dilakukan BRIN karena penelitian ini dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah dalam memperkuat data kebencanaan berbasis budaya lokal.

“Kami menyambut baik kunjungan BRIN ke BPBD Balangan. Penelitian ini mengangkat kearifan lokal yang ada di Tebing Tinggi. Kami juga menyampaikan terima kasih telah berkunjung ke BPBD Balangan. Semoga ini menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama untuk seterusnya, sehingga hasil penelitian dapat bermanfaat bagi Kabupaten Balangan, BPBD Balangan, dan masyarakat pada umumnya,” kata H Rahmi.

Melalui sinergi ini, BPBD Balangan berharap hasil riset BRIN dapat memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pendekatan budaya dan ekologi lokal, sekaligus menjadi landasan pembangunan daerah yang lebih adaptif dan berkelanjutan. (nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog