Dinsos Banjarbaru Monitoring Penjaringan Peserta Didik Sekolah Rakyat

15 Juni 2026
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah; SSTP, M.Si. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarbaru terus memonitor proses penjaringan calon peserta didik untuk program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah.

Pengawasan dilakukan guna memastikan penerimaan siswa berjalan sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Banjarbaru, Suhasmin Alfisyah, SSTP, M.Si, mengatakan, untuk Sekolah Rakyat permanen ditargetkan dapat menampung sebanyak 270 peserta didik.

~ Advertisements ~

“Jumlah tersebut terdiri dari tiga rombongan belajar (rombel) tingkat SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA, dengan kapasitas masing-masing rombel sebanyak 30 siswa,” terangnya kepada newsway.co.id pekan lalu.

Selain sekolah permanen, juga terdapat tiga sekolah rintisan yang menjadi bagian dari program tersebut. Untuk sekolah rintisan, terdapat penyesuaian penempatan peserta didik, di mana yang dipindahkan hanya yang berada di lokasi BLK.

“Pada skema ini tersedia satu rombel SD dan dua rombel SMA yang mengalami pergeseran lokasi, sementara fasilitas lainnya berada di Budi Luhur dan Balai Besar Kementrian Sosial jalan Trikora,”tambahnya.

Suhasmin menjelaskan, sistem penjaringan peserta didik dilakukan melalui aplikasi milik Kementerian Sosial, yakni Setara, calon peserta didik diwajibkan mengisi formulir yang tersedia pada aplikasi tersebut sebagai bagian dari proses pendaftaran.

“Dinsos hanya melakukan monitoring untuk memastikan calon peserta didik yang mendaftar benar-benar memenuhi persyaratan, khususnya berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses verifikasi dan validasi data dilakukan secara bersama-sama oleh Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga data penerima manfaat benar-benar akurat dan tepat sasaran.

“Program Sekolah Rakyat ini direncanakan mulai beroperasi pada Juli 2026, sementara proses pembangunan fasilitas permanennya ditargetkan selesai pada Juni 2026. Dinsos Banjarbaru berharap seluruh tahapan penjaringan dapat berjalan lancar sehingga program tersebut mampu memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,”pungkasnya.*(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog