NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menghadirkan pasar murah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi. Kegiatan yang berlangsung di Desa Dahai, Kecamatan Paringin, Selasa (28/7/2026), mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati lokasi sejak pagi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Pasar murah tersebut terlaksana berkat kolaborasi Disperindag Kabupaten Balangan bersama Wings Food, Indofood, Bulog, Toko Hifni, salah satu pedagang ayam dari Pasar Modern Adaro, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) PT BUMA.
Analis Perdagangan Disperindag Kabupaten Balangan, Asbit, menjelaskan kegiatan ini merupakan pasar murah ke-50 yang digelar sepanjang tahun sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, terutama menjelang peringatan Maulid Nabi ketika harga sejumlah komoditas mulai mengalami kenaikan,” ujarnya.
Asbit menambahkan, pasar murah di Desa Dahai menjadi agenda perdana dari enam kegiatan serupa yang akan dilaksanakan melalui dukungan CSR PT BUMA di sejumlah wilayah Kabupaten Balangan.
Sementara itu, Kepala Desa Dahai, Sulaiman, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
“Kami dari pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengadakan pasar murah di Desa Dahai. Masyarakat sangat bersyukur karena kegiatan ini membantu mereka mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Ia berharap program pasar murah dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Kabupaten Balangan.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi dengan gaya penulisan yang lebih human interest atau lebih formal seperti rilis resmi pemerintah.(nw)
Reporter : M Nasrullah
