Kasus ISPA Naik 30-40 Persen, Puskesmas Awayan Bagikan Masker Gratis Cegah Dampak Kabut Asap

3 September 2026
Petugas Puskesmas Awayan membagikan masker gratis kepada warga di tengah kabut asap. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Puskesmas Awayan mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di Simpang Tiga Awayan, Desa Awayan, Kecamatan Awayan, Selasa (1/9/2026).

Aksi tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari pengendara, pekerja, hingga anak-anak sekolah yang masih beraktivitas di tengah kondisi udara yang diselimuti kabut asap.

Petugas Puskesmas Awayan juga mengingatkan warga yang melintas dan belum menggunakan masker agar segera mengenakannya. Masker yang diberikan diharapkan tidak hanya digunakan oleh pengendara, tetapi juga dibawa untuk anggota keluarga di rumah.

Langkah pencegahan ini dilakukan menyusul kondisi kabut asap yang dalam sepekan terakhir semakin pekat. Situasi tersebut turut diikuti peningkatan keluhan gangguan pernapasan dari masyarakat yang datang berobat ke Puskesmas Awayan.

Kepala Puskesmas Awayan, dr Winphy Prasetyo, mengatakan paparan kabut asap mulai memberikan dampak terhadap kesehatan warga, yang terlihat dari meningkatnya kunjungan pasien dengan keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Kurang lebih satu minggu lalu, kabut asap makin pekat dan diikuti banyaknya warga yang berobat dengan keluhan batuk, pilek, nyeri tenggorokan, hingga demam. Gerakan kecil membagikan masker ini adalah inisiatif kami untuk mencegah warga terpapar dampak buruk asap,” ujar dr. Winphy.

Data Puskesmas Awayan mencatat, penderita ISPA mengalami peningkatan sekitar 30 hingga 40 persen dalam sepekan terakhir. Dari 81 pasien yang datang berobat dalam sehari, sebanyak 36 orang di antaranya terdiagnosis ISPA. Dua pasien bahkan harus menjalani perawatan rawat inap.

Melihat kondisi tersebut, dr Winphy mengingatkan masyarakat agar meningkatkan perlindungan diri selama kualitas udara belum membaik. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama jika tidak memiliki keperluan mendesak.

“Imbauan kami, selalu gunakan masker saat keluar rumah dan perbanyak minum air putih untuk menjaga stamina. Jika tidak ada urusan yang mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan karena kualitas udara saat ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Menurut dr Winphy, pembagian masker tersebut merupakan bentuk respons awal Puskesmas Awayan dalam menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Selain perlindungan diri, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dinilai penting selama kondisi udara masih dipengaruhi asap.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog