NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Kalimantan Selatan, masih menghadapi tantangan berat. Pemerintah daerah didorong untuk segera memperkuat payung hukum sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman cuaca ekstrem, baik El Nino maupun La Nina.
Hal itu disampaikan oleh Wamenko Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P saat memimpin Rakor penanganan karhutla bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr RosyantoYudha Hermawan di Posko Guntung Damar Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan,Jumat (4/09/2026)
Langkah tersebut dinilai krusial oleh Hanif Faisol, agar kesiapsiagaan daerah tidak mengendur saat kondisi cuaca berubah.
“Analogi “panas setahun dihapus hujan sehari” kerap menjadi pemicu kelalaian, di mana kewaspadaan terhadap karhutla menurun begitu hujan turun. Oleh karena itu, penguatan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) sangat diperlukan untuk memastikan sistem penanganan tetap berjalan secara konsisten,”ujarnya.
Hanif menjelaskan secara teknis, regulasi penanganan La Nina sebenarnya telah memiliki konsep yang matang, landasan tersebut merujuk pada penyusunan arahan teknis bersama Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) pada 2021 yang telah dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub).
“Regulasi tersebut kini diharapkan dapat ditingkatkan statusnya menjadi Perda agar memiliki cakupan hukum yang lebih kuat, baik dalam menghadapi potensi El Nino ekstrem maupun La Nina ekstrem,”tambahnya.
Sementara itu, terkait target penanganan karhutla dalam 14 hari terakhir, tim satgas lapangan terus melakukan upaya pemadaman secara intensif.
Meski sejumlah titik api di beberapa daerah berhasil dikuasai, sifat alami lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan membuat pemadaman belum sepenuhnya efektif.
“Saya sangat mengapresiasi penagnan karhutlaselama 14 hari terakhiryang dipimpin oleh pak Kapolda yang didukung semuaelemen baik dari TNI, Pemda dan relawan lainnya. Apalagi banyak inovasi yang tadi dipaparkan dan bekerja secara efektif,” pungkasnya.(nw)
