NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Desa Baharu Utara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, bergerak cepat mengatasi kendala krisis air bersih yang melanda warganya selama musim kemarau. Terbatasnya akses armada mobil tangki PDAM ke permukiman padat dan gang sempit disiasati melalui penempatan tandon air penampungan berkapasitas besar serta pembangunan sumur bor.
Kepala Desa Baharu Utara, Zam Zanie, menjelaskan bahwa penanganan krisis air di wilayahnya mengedepankan kolaborasi antara pemerintah desa, PDAM, serta dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel.
“Kendala utama pengiriman air bersih oleh armada PDAM adalah akses ke dalam gang yang tidak dapat dilalui mobil tangki. Oleh karena itu, dibuat titik penampungan berupa tandon di tepi jalan utama agar pasokan air bisa dialirkan menggunakan selang ke pemukiman warga,” ujar Zam Zanie, Rabu (14/10/2026).
Zam Zanie mengungkapkan, sebanyak 30 unit tandon air berkapasitas masing-masing 5.500 liter bantuan CSR Bank Kalsel melalui PDAM telah disalurkan dan ditempatkan di titik-titik rawan krisis air bersih. Dari 13 RT di Desa Baharu Utara, sebanyak 7 RT teridentifikasi paling rentan terdampak kekeringan karena lokasinya berada di dalam gang sempit.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan CSR Bank Kalsel dan fasilitas PDAM. Tandon-tandon tersebut tidak hanya dimanfaatkan saat puncak kemarau, tetapi akan terus kami jaga dan isi sebagai sarana kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sosial atau kebakaran di lingkungan warga,” tambahnya.
Guna menjaga kelangsungan dan keamanan tandon air, Pemdes Baharu Utara menggerakkan swadaya masyarakat dan panitia lokal di tingkat RT untuk membuat panggung dudukan tandon yang kokoh serta pelindung atap.
Selain penyediaan tandon air, Pemdes Baharu Utara juga mengalokasikan program desa dengan membangun 4 titik sumur bor pada tahun anggaran sebelumnya yang tersebar di RT 01, RT 04, RT 09, dan RT 12. Untuk menjaga ketertiban distribusi air dari sumur bor tersebut, setiap RT telah membentuk tim pengelola khusus.
Mengakhiri keterangannya, Zam Zanie mengimbau masyarakat untuk bijak memanfaatkan air bersih dan bersama-sama merawat fasilitas penampungan air yang telah disediakan. Pihaknya juga berharap adanya penambahan alokasi bantuan tandon serta kelancaran pengisian air berkala dari pihak PDAM.(nw)
Reporter: Rizal
