NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Komandan Satuan (Dansat) Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolresta Jambi akhirnya resmi meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude setelah menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Senin (26/10/2026).
Pencapaian akademik perwira Polri yang kini menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Kalimantan Selatan itu mendapat sambutan dari sejumlah pejabat dan masyarakat Kalimantan Selatan.
Dari unggahan video diakun pribadi Dansat Brimob, tampak berjajar sejumlah papan ucapan dan karangan bunga tampak menghiasi lokasi sidang terbuka promosi doktor sebagai bentuk ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilannya.
Diketahui, Boy menyelesaikan pendidikan doktoral selama kurang lebih dua setengah tahun di tengah kesibukannya menjalankan tugas kepolisian, ia tercatat sebagai doktor ke-336 di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Tidak hanya karangan bunga, ucapan melalui platform media sosial milik pribadi para pejabat penting, seperti Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby yang memosting di akun IG pribadinya.
“Selamat atas Sidang Terbuka Promosi Doktor Studi Ilmu Syariah,” tulis wali kota dalam ucapannya disertai foto Dansat Brimob.
Apresiasi itu juga diberikan jajaran keluarga besara Korps Brimob Polda Kalsel yang juga menguploud ucapan atas capian komandannya.

Dukungan tersebut turut mewarnai momen penting dalam perjalanan akademik dan karier Boy Siregar, keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktoral menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas diri dapat terus dilakukan di tengah tanggung jawab kedinasan.
Meraih gelar doktor membutuhkan proses panjang, disiplin, dan komitmen, selama sekitar dua setengah tahun menempuh pendidikan di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Boy harus membagi waktu antara kegiatan akademik dan tugasnya sebagai anggota Polri.
Dukungan keluarga juga memberikan semangat tersendiri bagi Dansat Brimob, saat sidang terbuka promosi doktor tersebut turut dihadiri istri dan anak-anak Boy Sutan Binanga Siregar.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat proses panjang yang menuntut disiplin, komitmen, serta kemampuan membagi waktu antara pendidikan dan pekerjaan, dukungan keluarga turut menjadi bagian berharga dalam perjalanan itu.(nw)
