Antisipasi Kelengkapan Izin, Dishub Banjarbaru Bakal Monitoring Andalalin Bangunan

by
6 November 2024
Kabid LLJ Dishub Banjarbaru, Adi Royan Pratama. (Foto: ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Persoalan Analisis Dampak Lalu Luntas (Andalalin) menjadi perhatian serius bagi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.

Baru-baru ini Dinas Perhubungan (Dishub) melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dishub Banjarbaru, Adi Royan Pratama mengatakan pihaknya bakal lakukan monitoring terkait dokumen Andalalin.

“Monitoring ini akan menyasar beberapa objek vital. Diantaranya, objek wisata, rumah sakit, klinik, mini market, sarana pendidikan maupun perumahan,” terangnya.

Adi Royan Pratama juga mengatakan bahwa monitoring Andalalin tersebut berdasar pada Peraturan Kementerian Perhubungan (Permenhub) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas.

~ Advertisements ~

“Pada saat objek berupa bangunan didirikan maka mereka akan mengurus AMDAL. Dalam proses ini, ada dokumen pernyataan proses kesanggupan mengurus Andalalin,” terangnya Selasa (5/11/2024).

Adi Royan mengaku pada saat monitoring, pihaknya akan melakukan pengecekan dokumen andalalin bangunan tersebut.

~ Advertisements ~

“Kami akan melakukan pengawasan, kalau ada objek yang belum memiliki andalalin, mereka harus mengurusnya,” tambahnya.

Lantas saat ditanya apakah akakn ada sanksi, jika pemilik bangunan tersebut tidak mengurus dokumen andalalin.

“Tentunya kami akan memberikan laporan kepada Wali Kota. Ini bertujuan untuk mempertimbangkan izin usaha bangunan tersebut. Apabila tidak memiliki dan mengurus dokumen Andalalin maka izin usahanya dapat dibekukan selama 30 hari kalender,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)