Banjarbaru Daerah Ke Tiga Memiliki Angkutan Masal Skema BTS

by
1 September 2024
Pemkot banjarbaru terus berupaya memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat kota banjarbaru dengan menerbitkan fasilitas fasilitas pendukung (foto.suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Kota Banjarbaru merupakan kota ke tiga yang memiliki angkutan masal gratis se Indonesia, hal itu di sampaikan oleh Staf Ahli Bidang Teknologi dan Energi Kemenhub, Suharto pada puncak acara peringatan Pekan Keselamatan Jalan (PKJ) di Kota Banjarbaru Minggu (1/9/2024).

“Kota Banjarbaru wajib kita apresiasi dengan inovasi dan terobosan untuk menyediakan angkutan yang nyaman dan layak bagi masyarakat. Baru ada tiga daerah salah satunya di Kota Banjarbaru yang mempunyai angkutan sistem Buy The Service (BTS),” ucapnya dalam sambutan.

Suharto juga memuji angutan yang dilaunching oelh Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin.

“Saya sudah melihat, mobilnya sangat nyaman, ber-AC, ada CCTV, pintu otomatis. Artinya angkutan ini lebih dari nyaman sebagai angkutan masal, masyarakat saat ini memang harus sudah mulai beralih ke angkutan masal agar kepadatan jalan tidak terus naik,” tambahnya.

Walikota banjarbaru aditya mufti arifin saat peluncuran angkutan umum penunjang kebutuhan masyarakat dikota banjarbaru (foto.suroto/newsway.id)

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariifin menyampaikan bahwa angkutan tersebut akan digratiskan, sampai pada tahun 2025.

“Untuk sementara akan digratiskan hingga akhir tahun 2025, kelanjutannya nanti akan diputuskan lagi. Silahkan masyarakat menggunakan fasilitas sesuai dengan koridor yang sudah diterapkan oleh pihak Dinas Perhububgan,” terangnya.

Aditya juga mengatakan bahwa mobil dilengkapi dengan fasilitas keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang, karena CCTV yang terpasang akan langsung terkoneksi dengan Dinas Perhubungan.

“Masyarakat tidak perlu takut saat menggunakan transportasi masal ini, semuanya terawasi dan terekam oleh CCTV, bahkan kecepatan juga sudah diatur, apabila sopir terlalu kencang maka alarm akan berbunyi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)