Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Banjar, Lebih dari 107 Ribu Jiwa Terdampak

2 Januari 2026
Salah satu wilayah di Murung Martapura yang tergenang Banjir (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Kabupaten Banjar masih dilanda banjir. Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banjar hingga Kamis, 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 10 kecamatan terdampak banjir dengan genangan air yang memengaruhi aktivitas masyarakat.

Secara keseluruhan, banjir berdampak pada 124 desa dan kelurahan di Kabupaten Banjar. Ribuan rumah warga ikut terdampak, dengan total 22.857 rumah terdampak dan 3.078 rumah di antaranya terendam banjir.

Dampak banjir tersebut dirasakan oleh 37.884 kepala keluarga dengan jumlah jiwa terdampak mencapai 107.284 orang. Kelompok rentan juga terdampak cukup signifikan, terdiri dari 242 ibu hamil, 435 bayi, 1.220 balita, 1.986 anak-anak, 264 penyandang disabilitas, serta 2.532 lanjut usia.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan di seluruh wilayah terdampak banjir.

“BPBD Kabupaten Banjar bersama unsur terkait terus melakukan monitoring perkembangan genangan air serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya kelompok rentan, dapat terpenuhi,” kata Yayan.

Berdasarkan pemetaan BPBD Kabupaten Banjar, wilayah terdampak genangan air atau zona kuning berada di 11 kecamatan. Rinciannya meliputi Kecamatan Sambung Makmur sebanyak 1 desa, Mataraman 2 desa, Karang Intan 1 desa, Astambul 22 desa, Martapura Timur 20 desa, Martapura 20 desa, Sungai Tabuk 21 desa, Martapura Barat 13 desa, Kertak Anyar 10 desa, Cintapuri Darussalam 9 desa, serta Simpang Empat 6 desa.

Sementara itu, wilayah yang dinyatakan nihil genangan air atau masuk dalam zona hijau berada di 9 kecamatan, yakni Telaga Bauntung, Paramasan, Sungai Pinang, Pengaron, Aranio, Tatah Makmur, Beruntung Baru, Aluh-Aluh, dan Gambut.
Akibat banjir yang masih berlangsung, jumlah pengungsi tercatat mencapai 4.196 jiwa. Para pengungsi tersebar di berbagai titik, baik di fasilitas umum maupun di rumah keluarga dan kerabat.

Beberapa lokasi pengungsian di antaranya Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar sebanyak 130 jiwa, Kodim 1006 Banjar 17 jiwa, Desa Tanah Abang 16 jiwa, Madrasah Manba’ul Ulum 5 jiwa, Tunggul Irang 250 jiwa, Madrasah Hidayatus Sibian 47 jiwa, serta Rumah Keluarga di Keraton sebanyak 267 jiwa.

Selain itu, pengungsian juga terdapat di Pasayangan 97 jiwa, rumah keluarga di Tunggul Irang 171 jiwa, Labuan Tabu 39 jiwa, Tambak Baru Ulu 10 jiwa, Gedung UGD eks Puskesmas Sungai Tabuk 1 sebanyak 104 jiwa, Aula Kecamatan Martapura Barat 43 jiwa, Pasayangan Barat 381 jiwa, Murung Kenanga 2.250 jiwa, Tanjung Rema Darat 350 jiwa, serta Desa Abumbun Jaya sebanyak 23 jiwa.

“Penanganan darurat terus kami lakukan, termasuk koordinasi lintas sektor untuk pengungsian, logistik dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” tutur Yayan.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog