Cara Pemabuk Habisi Nyawa Bayi di HST Sangat Keji, Dibanting Berulang Kali

23 September 2025
Grafik kronologi pembunuhan sadis terhadap seorang bayi yang dilakukan seorang warga saat mabuk. (Foto : Grafik newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BARABAI – Petugas Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan telah memeriksa pelaku pembunuhan bayi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Barabai, Hidayat Aminullah (40). Pria warga Desa Murung A, Kecamatan Batu Benawa itu telah diamankan beberapa saat setelah kejadian.

Dalam kasus ini, korban kekejaman tindakan Hidayat adalah bayi Ny Z (25) yang baru berusia satu minggu. Dari hasil pemeriksaan terungkap, tindakan Hidayat menghabisi nyawa bayi sangat keji.

“Pelaku mendatangi rumah korban, lalu masuk ke kamar bayi,” kata Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon SIK MSi, Selasa (23/9/2025).

Saat itu, Ny Z sedang mandi sementara nenek bayi sedang mencuci piring di belakang rumah. Nenek bayi kemudian menghampiri pelaku.

“Pelaku bertanya mengenai keberadaan ayah bayi sambil menunjuk korban yang sedang tidur di kasur,” imbuh AKBP Jupri.

Tanpa diduga, pelaku langsung menghabisi nyawa bayi malang tersebut. Tindakan keji ini diawali dengan mengangkat kaki bayi, kemudian membanting bayi berulang kali ke lantai serta dinding.

“Tidak hanya ke lantai, tapi juga dibanting ke dinding,” terang Kapolres.

Melihat cucunya dibanting berulang kali, nenek korban menjerit histeris. Warga sekitar pun berdatangan. Pelaku dengan cepat diamankan dan diserahkan ke Polres HST.

Warga juga melarikan korban ke RSUD Damanhuri Barabai, namun nyawanya tidak terselamatkan. Bayi tersebut meninggal dunia akibat mengalami luka parah di bagian kepala.

Kapolres menyebut, Hidayat melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 351 ayat (3) KUHP.

Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya karpet, selimut, pakaian bayi, serta satu unit sepeda.

Kapolres menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)