Delapan Fraksi DPRD Setujui Usulan Dua Raperda Baru dari Pemerintah

by
7 Maret 2025
Suasana sidang paripurna pandangan umum fraksi-ftaksi di ruang paripurna DPRD Kota Banjarbaru. (Foto : Suroto/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Delapan Fraksi DPRD Kota Bajarbaru yaitu Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PDIP, Fraksi Nasdem, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi Demokrat dan Fraksi PAN PKS, menyambut positif dan mengapresiasi dua Raperda yang diusulkan pemerintah yaitu Raperda tentang Pedoman Pengelolan Barang Milik Pemerintah dan Raperda tentang Pengelolaan Pemakaman.

Sambutan positif itu disampiakan masing-masing juru bicara Fraksi dalam sidang paripurna DPRD Kota Banjarbaru dalam agenda pandangan umum terhadap dua raperda tersebut, Kamis (6/03/2025).

Fraksi Golkar disampaikan oleh Siska Monalisa, Fraksi Gerindra disampaikan Syamsuri, Fraksi PDIP oleh Muhammad Qomalludin, Fraksi Nasdem disampaikan Fauzan Noor, Fraksi Demokrat disampaikan M Siregar ST, Fraksi PPP disampaikan Emir Nahl Khan, Fraksi PKB disampaikan Sukardi, dan Fraksi PAN PKS disampaikan Nurkhalis Anshari.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera mengatakan pada dasarnya Fraksi-fraksi setuju dengan dua usulan raperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut hingga menjadi Perda.

“Tentunya setelah pandangan umum ini disampaikan dan semua menyetujui untuk dibahas, maka akan dilanjutkan dalam tahap pembahasan melalui Pansus,” jelasnya.

Juru Bicara Fraksi NasDem, Fauzan Noor dalam pandangan umumnya menyampaikan bahwa Fraksi NasDem cukup mengapresiasi usulan dua Raperda tersebut.

“Tentunya ada beberapa catatan yang kami berikan seperti Raperda pengelolaan aset agar kedepan bisa bermanfaat dan memberilan sumbangsih PAD. Pada dasarnya Fraksi NasDem sangat mendukung dua Raperda yang diajukan tersebut,” jelasnya.

Juru Bicara Fraksi PAN PKS, Nurkhalis Anshari juga manyatakan bahwa Fraksinya mengapresiasi dia raperda tersebut.

“Raperda pengelolaan pemakaman Fraksi kami memandang salah satu persoalan yang dihadapi banyak daerah termasuk Kota Banjarbaru adalah ketersediaan lahan pemakaman yang semakin terbatas. Oleh karena itu Fraksi kami menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam penyediaan lahan pemakaman termasuk kajian terhadap kebutuhan lahan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)