Di Bali Tim Atletik PWI Kalsel Latihan Bersama Kuta Beach Running, Capaian Waktu Diangka 11 Detik

by
6 Juli 2024
Tim Atletik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menguji kemampuan bersama Kuta Beach Running (foto.suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, DENPASAR – Latihan bersama Kuta Beach Running menjadi pelajaran baik bagi Tim Atletik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel), yang akan mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional, Agustus 2024 mendatang.

Dibawah terik matahari pinggiran Pantai Kuta Bali, enam orang Atlet Atletik PWI Kalsel dijajal kemampuan fisik mereka oleh komunitas yang sudah berdiri sejak empat tahun silam itu.

Pencetus berdirinya Kuta Beach Running, Dewa Oka menyatakan, lari di pantai berbeda dengan lari di lapangan, tentu disini lebih ekstrim.

Karena cuaca pantai lebih panas dari tempat lain, sehingga pilihan Pantai Kuta Bali untuk menjadi tempat latihan sangat tepat.

“Fisik Atlet PWI Kalsel saya lihat lumayan bagus, walaupun mereka terlihat cukup lelah, terus lah berlatih, semoga mereka mendapatkan hasil yang terbaik,” ucapnya.

Tim Atletik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pemanasan di pinggiran Pantai Kuta Bali (foto.suroto/newsway.id)

Dewa berpesan, sepulang dari Bali. Tim Atletik Porwanas PWI Kalsel terus meningkatkan tensi latihan, agar mendapatkan hasil yang baik.

“Kalau sudah mengikuti lomba, harus latihan dengan semangat, kerja keras tentu akan membuahkan hasil yang bagus,” imbuhnya.

Ucapan terimakasih disampaikan Koordinator Atlet Iman Satria kepada Kuta Beach Running, dimana mereka sudah meluangkan waktu untuk latihan bersama, hingga menjadi mentor dan memandu pemanasan atlet sebelum latihan.

“Banyak pengalaman yang dapat kami ambil dari para senior di Kuta Beach Running, bangga bisa latihan bersama mereka,” tutupnya.

Sementara itu salah satu atlet estafet, Suroto yang kebetulan wartawan media Newsway.id mengatakan latihan di cuaca yang cukup panas mempunyai tantangan sendiri.

“Hari ini latihan lumayan melelahkan, setelah kami latihan fisik, kami langsung latihan sprint untuk mencari waktu terbaik. Alhamdulillah ada kemajuan, waktu di Banjarmasin saya mencapai 14,27 detik, hari ini bisa mencapai 11,28 detik. Semoga bisa memangkas capaian waktu lagi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)