Diduga Kecanduan Judol, Menantu Curi Mobil Mertua

11 Juni 2025

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Seorang pria di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, nekat mencuri mobil milik mertuanya sendiri. Aksi tersebut diduga dilakukan karena pelaku terlilit utang akibat kecanduan judi online.

Pelaku berinisial A-A warga Kecamatan Liang Anggang, diamankan aparat kepolisian setelah dilaporkan oleh mertuanya, yang kehilangan mobil jenis Xpander Cross warna putih di rumahnya di Jalan Sukamaju, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana mengatakan A-A diaman dua hari pasca melakukan aksi pencurian mobil di rumah mertuanya. Adapun barang yang dicuri satu unit mobil Xpander Cross warna putih.

“Pelaku ini telah merencakan aksi pencurian sebulan sebelumnya, dengan mencuri kunci cadangan yang tersimpan di kamar mertuanya,” katanya.

Setelah berhasil mengambil kunci cadangan, pelaku mencari waktu yang pas untuk melakukan pencurian tersebut. Setelah rumah dalam keadaan sepi, pelaku langsung membawa mobil dan membawa ke daerah Kota Banjarmasin untuk dititipkan di rumah teman pelaku.

“Pelaku diamankan dua hari pasca melakukan pencurian, adapun barang bukti diamankan di rumah temannya yang ada di Banjarmasin,” ungkap kapolsek.

Setelah berhasil diamankan, kemudian pelaku beserta barang bukti satu unit mobil digelandang ke Mapolsek Liang Anggang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Motif pelaku melakukan pencurian, diduga karena faktor keuangan, diketahui juga pelaku memiliki kebiasaan main judi online,” jelasnya.

Adapun pelaku saat ini disangkakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman kurungan lima tahun penjara. Kepolisian juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekali-kali bermain judi baik secara offline maupun online, banyak dampak negatif ditimbulkan akibat judi ini kedepannya.

“Kami tidak akan mentolerir perbuatan melawan hukum dalam bentuk apapun di Wilayah Hukum Polsek Liang Anggang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)