Dimulainya Opsen PKB dan BBNKB, BPPRD Banjarbaru Optimia PAD 2025 Akan Naik

by
14 November 2024
Kepala BPPRD Kota Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya. (Foto : Doc/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Banjarbaru bakal lakukan pemutakhiran data.

Menurut Kepala BPPRD Kota Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya pemutakhiran data yang dilakukan mencakup seluruh sektor pajak yang ada di Banjarbaru.

“Ada dua Opsen yang akan dipersiapkan, pertama Opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan opsen biaya balik nama kendaraan bermotor (BNNKB),” terangnya Kamis (14/11/2024).

Selain pemutakhiran data, Kepala BPPRD Banjarbaru menjelaskan bahwa Opsen bisa diartikan sebagai pungutan tambahan yang dikenakan oleh pemerintah daerah atas pajak tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

~ Advertisements ~

“Penerapan Opsen BNNKB dan PKB akan dimulai 5 Januari 2025 mendatang. Penerapan opsen akan melalui pendataan secara mobile atau jemput bola,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya bagi hasil 30 pemerintah kota – 70 pemerintah provinsi yaitu untuk opsen BNNKB dan PKB tarif opsennya 66 persen.

~ Advertisements ~

“Aturan itu sesuai Undang-Undang nomor 1 Tahun 2020.Sistemnya, maksimal tiga hari masuk kas daerah, ini sesuai PP 35 Tahun 2023,” tambahnya.

Lebih jauh Rudi turut berterimakasih kepada warga Banjarbaru yang selama ini telah taat membayar pajak.

“Secara pribadi saya sangat apresiasi bagi masyarakat yang taat babyar pajak,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kabid PRD BPPRD Banjarbaru, Deddy Shandy mengatakan, adanya opsen ini merupakan bentuk sinergitas Pemprov Kalsel dengan Pemko Banjarbaru.

“Untuk pelaksanaan pemungutannya nanti dilakukan oleh Samsat,” ujarnya.

Dengan adanya Opsen tersebut dirinya cukup optimis PAD Banjarbaru pada tahun 2025 akan meningkatkan.

“Tentunya secara angka pasti akan ada kenaikan, dengan adanya tambahan Opsen PKB dan BBNKB,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)