Disbudporapar Banjar Siapkan Pelatihan Public Speaking Bagi Generasi Muda

15 Oktober 2025
Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda, Supriyadi (Foto : Radio Suara Banjar/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melalui Seksi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda akan menyelenggarakan pelatihan public speaking perdana pada Senin, 21 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya dalam keterampilan berbicara di depan publik serta menjadi master of ceremony (MC) yang andal.

Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Supriyadi mengatakan, pelatihan terbuka bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Meskipun awalnya dirancang untuk 50 peserta, jumlah pendaftar yang masuk melalui media sosial, terutama Instagram, telah melampaui seratus orang.

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Walau melebihi kuota, kami tetap memberi kesempatan bagi pendaftar baru karena semangat belajar para pemuda Banjar patut diapresiasi,”ucapnya, Rabu (15/10/2025).

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini akan diisi dengan sesi praktik langsung public speaking dan MC, dibimbing oleh narasumber berpengalaman di bidang komunikasi publik.

Kabid Kepemudaan Disbudporapar Banjar Muhari menyebutkan, kegiatan ini merupakan pelatihan public speaking pertama yang diadakan pihaknya. Ia menilai program ini sebagai langkah inovatif untuk memperkuat kemampuan komunikasi pemuda.

“Kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan mendasar yang harus dimiliki setiap pemuda. Keberhasilan seorang pemuda dapat diukur dari kemampuannya menyampaikan ide dengan percaya diri dan teknik yang tepat,” tuturnya.

Muhari mengatakan, pelatihan ini penting bagi pemuda di wilayah Kabupaten Banjar yang cukup luas, karena masih banyak di antara mereka yang berbakat berbicara namun belum memahami teori dan teknik yang benar.

“Berbicara saja tidak cukup. Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan bekal teori serta keterampilan komunikasi yang dapat menjadi modal saat mereka memimpin maupun berkontribusi di masyarakat,” tutupnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog