NEWSWAY.CO.ID, BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Pelatihan Komunitas Pemuda yang diikuti puluhan peserta dari berbagai organisasi dan kelompok anak muda, di Banjarmasin, Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian materi berdasarkan bidang komunitas. Pada hari pertama, pelatihan difokuskan bagi komunitas wirausaha, sementara hari kedua yang digelar pada Minggu (30/11/2025) akan dikhususkan untuk komunitas konten kreator.
Kepala Dispora Kalsel Perbiadin Hapiz melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Rokhyatin Effendi mengatakan, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan koordinasi antara Dispora Kalsel dan komunitas pemuda yang dilaksanakan pada awal November lalu.
“Kegiatan pelatihan komunitas ini merupakan respons dari banyaknya masukan dan feedback yang kami terima dari komunitas pemuda. Mereka berharap pemerintah hadir memberikan dukungan konkret, termasuk pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan komunitas masing-masing,” kata Rokhyatin.

Ia menjelaskan, berbagai aspirasi yang dihimpun kemudian dirumuskan ke dalam dua kelompok besar, yakni komunitas wirausaha dan komunitas konten kreator. Oleh karena itu, pelaksanaan pelatihan dibagi dalam dua sesi agar materi yang diberikan lebih tepat sasaran.
“Tujuan kami adalah memberikan dukungan dan ruang berkembang bagi anak muda agar dapat berkiprah sesuai dunia mereka. Kami ingin mereka semakin maju, berani melangkah, memulai usaha, serta mengembangkan kemampuan yang relevan,” jelasnya.
Pada sesi pertama, Dispora Kalsel menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel, serta pemateri yang membawakan materi seputar public speaking, kepemimpinan, dan pengembangan usaha. Pelatihan ini juga bekerja sama dengan komunitas pemuda Whitland yang turut menghadirkan pembicara berpengalaman.
“Kami mendatangkan narasumber yang kompeten agar peserta mendapatkan wawasan komprehensif, mulai dari dasar membangun usaha, strategi pemasaran, hingga kemampuan komunikasi yang baik,” ungkap Rokhyatin.
Ia berharap para peserta pelatihan dapat terus berproses dan terhubung dengan berbagai program pengembangan pemuda lainnya yang diselenggarakan di tingkat provinsi.
“Ke depan, kami berharap peserta dapat terdata dan mengikuti pelatihan lanjutan baik di bidang kewirausahaan maupun konten kreator, sehingga mereka memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang,” tutupnya. *(nw)
