Dituduh Ijazah Palsu, Anggota DPRD Kalsel Terpilih, Habib Yahya Assegaf Buka Suara

by
30 Juli 2024
Anggota DPRD Kalimantan Selatan terpilih, Habib Yahya Assegaf. (Foto : ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Beredarnya spanduk dari “Jaringan Masyaralat Peduli Pemilu Jurdil” yang bertuliskan agar KPU Kalimantan Selatan membatalkan anggota DPRD Kalsel terpilih dari salah satu partai yaitu Habib Yahya Assegaf terpasang di beberapa tempat.

Dalam spanduk tersebut dituliskan bahwa ijazah Paket C milik Habib Yahya Assegaf dianggap palsu dan mengharapkan pihak KPU Kalsel untuk melakukan uji forensik terhadap ijazah yang bersangkutan.

Menyikapi hal itu, Habib Yahya Assegaf saat dihubungi pada Senin malam (29/7/2024), mengatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar adanya, ia menganggap bahwa oknum yang tidak suka dengan dirinya terpilih sebagai anggota DPRD Kalimantan Selatan tidak terima.

“Itu mungkin dari pihak yang tidak senang dari kemenagan kami,” tulisnya dalam pesan whatsapp.

Saat ditanya apakah tuduhan dalam spanduk bahwa ijazah paket C miliknya adalah palsu, secara tegas Habib Yahya Assegaf menyatakan hoax dan tidak benar.

Bahkan saat ditanya apakah ada bukti fisik yang menyatakan ijazah tersebut asli, Habib Yahya menyatakan bahwa pihak KPU Kalsel sudah menyatakan asli.

“Dan Ketua KPU Kalsel, ibu Tenri sudah menyatakan ijazah itu asli. Untuk bukti asli ijazahnya ada di KPU, tetapi KPU tidak bisa memberikan data yang sifatnya pribadi, tetapi apa yang saya katakan bisa dipertanggungjawabkan,” jawabnya lagi via pesan whatsapp.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)