NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menyerahkan tiga unit ambulans baru untuk mendukung layanan kesehatan di daerah, khususnya pada puskesmas yang sebelumnya mengalami kerusakan armada cukup berat. Peresmian sekaligus penyerahan ambulans ini dilakukan usai Apel Kesadaran Nasional di halaman BPBD Banjar, Senin (17/11/2025).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr. Noripansyah menjelaskan, ada tiga unit ambulans yang disiapkan tahun ini, namun satu unit masih dalam perjalanan menuju Puskesmas Pengaron.
“Sebenarnya ada tiga unit, tapi satu unitnya masih di jalan untuk Pengaron. Pengaron, Astambul dan Beruntung Baru itu memang ambulannya rusak berat,” ujarnya saat ditemui di Hotel Roditha, Selasa (18/11/2025).
Ia mengatakan, selama menunggu armada baru, Puskesmas Pengaron sementara waktu meminjam ambulans dari Dinas Kesehatan. Kondisi di Astambul bahkan lebih memprihatinkan karena tidak memiliki armada yang layak operasional. Hal yang sama terjadi di Puskesmas Beruntung Baru, di mana kendaraan lama sudah tidak dapat digunakan sama sekali.
Melihat kondisi tersebut, Pemkab Banjar akhirnya menganggarkan pengadaan dua ambulans jenis Xpander serta satu ambulans jenis Hilux yang diperuntukkan khusus bagi Puskesmas Pengaron karena menyesuaikan kondisi medan wilayah.
Noripansyah mengakui, kebutuhan armada kesehatan di Kabupaten Banjar masih sangat besar.
“Masih banyak ambulans yang tidak layak. Rata-rata di puskesmas itu kondisinya sudah tidak sesuai. Kami masih butuh support pembelian ambulans baru karena armada ini sangat penting, baik untuk membawa pasien maupun kegiatan luar gedung seperti penyuluhan, jemput bola, termasuk pelayanan TB dan stunting,” ungkapnya.
Ia berharap, ambulans baru tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masing-masing puskesmas.
“Harapannya bisa digunakan lebih baik, digunakan semaksimal mungkin untuk menanggulangi masalah kesehatan di wilayah Astambul, Beruntung Baru, dan Pengaron,” ujarnya.
Dengan bertambahnya armada baru ini, Pemkab Banjar berharap pelayanan kesehatan di daerah semakin cepat, tepat, dan menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.(nw)
