Dua Tokoh Banua Bicara Bagaimana Sikap Media dalam Kontestasi Pilkada

by
8 Agustus 2024
Pengamat Hukum dan Politik Badrun Ain Sanusi (Kiri) dan Ahli Pers Dewan Pers Faturrahman. (Foto: ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJABARU – Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya di Ibu Kota Provinsi (IKP) Kalimantan Selatan (Kalsel) Kota Banjarbaru, kian hari kian memanas, setelah munculnya beberapa pemberitaan bahwa petahana akan gagal maju sebagai bakal calon Wali Kota Banjarbaru.

Pengamat Hukum dan Politik di Kalimantan Selatan, Badrul Ain Sanusi menilai, rekan-rekan pers mestinya harus berimbang mengeluarkan produk jurnalistik yang berkaitan dengan para calon kepala daerah.

“Jangan sampai pers hanya memberitakan satu belah pihak saja, tapi mesti diimbangi dengan berita dari calon lain yang ikut andil pada pesta demokrasi,” jelasnya saat ditemui Rabu (7/8/2024 di kantornya.

Menurutnya sebabgai insan pers harus memberikan muatan yang edukatif kepada pembaca atau masyarakat agat tidak menimbulkan chaos, selain itu menurutnya lagi pers bukan sebagai senjata kepentingan, apalagi malah jadi alat provokasi menjatuhkan lawan politiknya.

“Fungsi pers itu harus edukatif, memberikan pencerahan terhadap masyarakat. Jangan sampai isinya fitnah, hoax dan sebagainya yang menimbulkan kegaduhan,” tegasnya.

Badrul menegaskan bahwa secara hukum tugas pers hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai kontrol sosial dan penyeimbang opini muncul dipublik.

“Tugas pers itu bukan ikut kiri atau kanan, tidak, harus seimbang. Media masa yang disebut-sebut sebagai kontrol sosial bahkan penyeimbang pun, semestinya berada pada koridor yang sama, memegang prinsip independen dan asas demokrasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Ahli Pers Dewan Pers Kalsel Faturrhaman menambahkan, dalam kode etik jurnalistik sebagai seorang wartawan harus memegang teguh prinsip independen (bebas, merdeka_red) dan mengusung asas demokrasi.

Menurutnya pers harus memberikan kesempatan kepada semua orang untuk bisa bersuara dan berkomentar, khusus di ranah Pilkada mestinya wartawan menyiapkan ruang kepada semua calon untuk bisa muncul di media masa.

“Pers yang baik semestinya mampu membawa satu studi kasus kepada tiap-tiap calon kepala daerah untuk dimintai pandangan dan komentar,” terangnya melalui sambungan telepon.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)