Forkopimcam Jatilawang Turun Atasi Benturan Antara Warga dengan Linmas

by
3 Februari 2026
Forkopimcam Jatilawang Turun Langsung Mengatasi Benturan Antara Warga dengan Linmas ( Foto : Istimewa/newsway.co.id )

NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Upaya mediasi atas perseteruan antara anggota Linmas Desa Klapagading dengan warga Desa Bantar Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, terus bergulir menyusul insiden benturan fisik yang sempat memicu ketegangan antarwarga.

Perselisihan tersebut mendapat perhatian serius dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Camat Wangon bersama Kapolsek dan Danramil Wangon turun langsung memfasilitasi mediasi yang digelar di Balai Desa Bantar, Senin siang (2/1/2026), guna mencegah konflik meluas.

Namun, mediasi yang berlangsung belum mempertemukan pihak keluarga korban dengan terduga pelaku. Pertemuan baru melibatkan Pemerintah Desa Klapagading yang diwakili Kepala Desa Kuntadi dan Pemerintah Desa Bantar yang dipimpin Kepala Desa Muridin, disaksikan unsur Forkopimcam Wangon dan Jatilawang.

Sekretaris Desa Bantar Saptono mengatakan, secara prinsip seluruh pihak yang hadir telah sepakat mengedepankan penyelesaian damai.

“Alhamdulillah, hari ini sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Semua sepakat tidak memperpanjang konflik,” kata Saptono.

Menurut dia, kesepakatan damai tersebut rencananya akan diformalkan di Polsek Jatilawang. Namun, keluarga korban mengajukan syarat agar tujuh orang yang diduga terlibat dalam insiden benturan fisik datang langsung ke rumah korban untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Permintaan keluarga korban hanya itu. Jika dipenuhi, perdamaian bisa segera difinalkan. Semua pihak sudah berkomitmen,” sebutnya.

Saptono juga mengimbau agar pemerintah desa dan masyarakat dari kedua wilayah menahan diri serta menghormati proses perdamaian yang sedang berjalan agar tidak memicu persoalan baru.

“Kami minta semua pihak menahan diri dan menghargai proses ini supaya tidak muncul konflik lanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pertemuan lanjutan dengan keluarga korban masih menunggu kepulangan korban yang saat ini diketahui sedang berdagang di Pasar Wangon.

Sebelumnya, sempat beredar informasi mengenai rencana aksi damai oleh sejumlah anggota Linmas ke Polsek Wangon. Aksi tersebut dipicu laporan korban yang menuding adanya penganiayaan dan pengeroyokan dalam insiden tersebut.

Untuk mengantisipasi potensi eskalasi, aparat keamanan meningkatkan pengamanan di sejumlah titik. Personel gabungan dari Polresta Banyumas, TNI, dan Satpol PP terlihat berjaga di sekitar rumah Kepala Dusun Supono serta Balai Desa Bantar.

Langkah pengamanan dilakukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan kerumunan massa dan potensi gesekan lanjutan pascainsiden benturan fisik.

Hingga Senin sore, situasi di Desa Bantar terpantau kondusif. Aparat keamanan tetap bersiaga sambil memantau perkembangan proses mediasi dan realisasi kesepakatan damai yang tengah diupayakan oleh seluruh pihak terkait. (nw)

Reporter : Suho

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog