Gagalkan Penyelundupan Diduga Sabu, Petugas Lapas Kotabaru Bertindak Sigap Saat Pemeriksaan Tamu Kunjungan

by
18 Januari 2026
Gagalkan Penyelundupan Diduga Sabu, Petugas Lapas Kotabaru Bertindak Sigap Saat Pemeriksaan Tamu Kunjungan ( Foto IST/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU — Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang yang diduga narkotika jenis sabu ke dalam lingkungan Lapas Kotabaru, Sabtu (17/1/2026). Upaya penyelundupan tersebut terungkap saat pemeriksaan terhadap tamu pengunjung yang datang.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua paket kecil berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, yang dibungkus menggunakan plester luka/medis di dalam kaos kaki sebelah kiri guna mengelabui petugas. Modus ini berhasil diungkap berkat ketelitian petugas dalam melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan standar operasional prosedur pengamanan kunjungan.

Penggagalan upaya penyelundupan tersebut dilakukan oleh Indah Aulia Kusuma Wardani yang saat itu bertugas sebagai petugas penggeledahan tamu wanita, bersama dengan petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) yang sedang berjaga, yakni Dedian Nuryanto dan Adiansyah. Kecurigaan petugas terhadap pengunjung wanita kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih mendalam hingga ditemukan barang mencurigakan tersebut.

Menindaklanjuti temuan itu, pihak Lapas Kotabaru segera berkoordinasi dan menyerahkan barang bukti berupa dua paket kecil kristal bening yang diduga sabu beserta pihak yang diduga terlibat kepada Polres Kotabaru untuk dilakukan pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kotabaru Doni Handriansyah mengatakan, komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba di dalam Lapas.

“Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di Lapas Kotabaru. Seluruh jajaran berkomitmen melaksanakan pengamanan secara ketat dan konsisten sebagai bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan narkoba,” katanya.

Lebih lanjut, Kalapas juga memberikan penegasan kepada pihak luar agar tidak mengganggu proses pembinaan di Lapas Kotabaru melalui upaya-upaya melawan hukum, termasuk penyelundupan narkoba. Ia menekankan bahwa Lapas Kotabaru berkomitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan kondusif agar program pembinaan dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan pemasyarakatan.

Melalui keberhasilan ini, Lapas Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengamanan, meningkatkan profesionalisme petugas, serta menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba. (nw)

Reporter : Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)